logoblog

Cari

Tutup Iklan

Peringatan Hari Santri Kota Bima

Peringatan Hari Santri Kota Bima

Kota Bima, KM_Senin, 22 Oktober 2018, Peringatan Hari Santri yang ke 4 tahun 2018 dihelat secara serentak oleh pondok pesantren dan

Pendidikan

Nurrosyidah Yusuf
Oleh Nurrosyidah Yusuf
23 Oktober, 2018 15:12:40
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1020 Kali

Kota Bima, KM_Senin, 22 Oktober 2018, Peringatan Hari Santri yang ke 4 tahun 2018 dihelat secara serentak oleh pondok pesantren dan madrasah seluruh Indonesia. Begitu pun halnya dengan Kota Bima NTB. Kementerian Agama Kota Bima menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Santri yang ke 4 tahun 2018 di halaman Pondok Pesantren Al Husainy Lingkungan Salama Kota Bima.

Pada upacara tersebut turut dihadiri Kasubbag Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB, H. Zamroni Aziz. Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Drs. H.A Munir bertindak sebagai inspektur upacara. Peserta upacara adalah seluruh jajaran lingkup Kemenag Kota Bima, baik Kasubbag TU, Kepala Seksi, pegawai, Kepala Madrasah, Ketua Yayasan, Pengasuh Pondok Pesantren, guru maupun siswa.  

Kepala Kantor Kemenag Kota Bima membacakan Amanat Menteri Agama RI pada Upacara Hari Santri 22 Oktober 2018. Peringatan Hari Santri berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Peringatan Hari Santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan. Kalangan pesantren dalam hal ini adalah para kiai, santri, dan elemen umat Islam diharapkan untuk mencurahkan energinya daalam rangka menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat.

Dengan mengusung tema “Bersama Santri Damailah Negeri” Hari Santri tahun 2018 mengangkat isu perdamaian sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan hingga terorisme.

 

Baca Juga :


Hari Santri tahun 2018 merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia. Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keragaman masyarakat. Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun”, ajak Menag seperti yang disampaikan Kepala Kantor Kemenang Kota Bima. (NR)           

 



 
Nurrosyidah Yusuf

Nurrosyidah Yusuf

Nurrosyidah Yusuf. Alamat: Jl. Seruni No.14 Lingkungan Saleko Kel. Sarae Kec. RasanaE Barat Kota Bima NTB. Email: rosyinurosyidah@yahoo.com. Facebook: Rosyi Nur Rosyidah. Twitter: @RoseNurrosyidah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan