logoblog

Cari

Tutup Iklan

Relevansi Tasawwuf Dan Filsafat Untuk Menggapai Konsep Kedirian

Relevansi Tasawwuf Dan Filsafat Untuk Menggapai Konsep Kedirian

Relevansi tasawwuf dan filsafat untuk menggapai konsep kedirian Islam secara Bahasa adalah aslama ya’alamu yang berarti keselamatan sedangkan islam menurut istilah

Pendidikan

Uba Leu
Oleh Uba Leu
24 Mei, 2018 12:44:02
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 3536 Kali

Islam secara Bahasa adalah aslama ya’alamu yang berarti keselamatan sedangkan islam menurut istilah adalah jalan yang memberi keselamatan pada umat yang ada dalam jagat raya ini. Kalau dimakanai secara universal dan definisi bahwa islam adalah agama atau jalan yang diimani dan yakini seorang hamba dalam menemukan kebenaran yang hakiki dan kekal  (uba leu 24 mei 2018)

Dalam sejarahnya islam adalah agama yang satu dan kokoh yang mengikuti dan tunduk pada  perintah firman firman tuhan dan Sunnah Sunnah rasulullah SAW tapi,  seiring dengan perkembangan zaman islam yang kokoh itu kini hanya tinggal cerita yang ceritnya kita simak dan temukan dalam cerita runtuhnya atau degradasi islam yang tandai setelah meninggalnya rasulillah SAW,  guncangnya perang siffin(fitnah besar dalam kubu islam) pada tahun 657  dimana pada insiden ini hadir beberapa paham atau aliran yaitu khawariz murji’ah jabariyyah, qodariyyah, mu’tazilah asy ariyyah Ahluh Sunnah wal jama’ah Al maturidiyyah, Al maturidiyyah Bukhara dan Al maturiyyah samarkhan kemudian   runtuhnya cordova  pada tahun 1236 dan pengepungan kota Baghdad 1258  oleh raja Khulagu Khan (uba leu 24 mei 2018)  

 Kalau merujut pada masa kejayaan islam 750 s/d 1258 ada hal hal yang menarik yang harus disimak termasuk tampilnya dua ilmuan dari Baghdad irak dan Andalusia spanyol yaitu Al gazali dengan tasawwuf(meleburnya pencipta dengan yang dicipta) dan ibnu rusyid dengan filsafat(memikirkan  pencipta dengan yang dicipta) ada banyak hal menjadi bahan pelajaran bagi kita untuk dua pertentangan dan perbedaan paradigma ini dan salah buktinya dalam buku yang berjudul kerancuan orang orang yang berfilsafat (tahafuf al falasifah/ Al gazali 1111) dan kerancuan diatas kerancuan ( tahafuf la tahafuf ibnu rusyid 1198 ) dari dua pertentangan ini kita bisa melihat bagaimana internal  islam pada saat itu, yaitu islam dalam kejayaan benar,  dan islam dalam pertentangan benar,  dan sekarang tugas kita  sebagai manifestasi, yang akan meneruskan tongkat kejayaan islam  di masa yang kan datang,  yaitu bukan ikut arus dalam memberikan ekpansi terkait dengan bagaimana sebab sebab kemunduran islam pada saat itu yang disebabkan oleh salah satu diantara dua tokoh ini, malah sebaliknya  bagaimana kita bisa menjadikan dua tokoh dunia ini sebagai tauladan dalam menumbuhkan semangat jihad dan memberikan warna baru untuk  islam diera zaman now dan zaman tik tok ini (uba leu 24 mei 2018)

Tasawwuf adalah ilmu yang mempelajari tentang kesucian atau peleburan antara pencipta dengan yang dicipta atau  sebuah title yang didapat oleh kaum sufi ketika dia sudah melewati maqam demi maqam. 1. Maqam syari’at 2. Maqam tarekat 3. Maqam hakekat 4 Maqam ma’arifat pemahaman ini dimulai pada tahun 645 dimana tampil seorang perasa yang merasa kehadiran yang hakiki yaitu ali ibnu ahmad busyanji masa ini dikenal denga masa realitas tanpa nama atau tasawwuf yang belum mampu didefinisikan kemudian dikuti oleh tokoh muhabbah atau sufi perempuan yaitu Rabiatul al- adawiyyah 717 masa ini tandai dengan kaum sufi adalah kaum pemilik cinta kasih, kemudian dikuti oleh mansyur al hallaj 866  masa yang ditandai dengan bagaimana rasa cintaku pada yang maha azali. Selanjutnya al gazali 1111 masa dikenal dengan kemampuan melahirkan dan menciptakan definisi dan melahirkan ilmu tasawwuf dan diikuti oleh maulana  jalaludin rumi 1207 di irak dan syek siti jenar 1517  diindonesia dari deretan nama yang sudah penulis tersebut mereka pernah belajar dengan ilmu retorika yang masuk dalam kategori berfilsafat Al gazali dalam biografinya yang dalam bukunya tahafuf al falasifat mendiang Al gazali mengatakan bahwa ada batas tertentu dalam memposisikan filsafat atau berpikir akan sesuatu dan ada batas tertentu dalam bertasawwuf atau merasakan sesuatu itu,

merunut ke filsafat maka filsafat dalam Bahasa yunani yang berarti cinta akan kebijaksanaan yang dimulai dengan hadirnya filusuf filusuf yunani kuno seperti Socrates, plato Aristoteles kemudian dikuti oleh pemikir pemikir islam seperti Al kindi 873, Al farabi 951,  ibnu sina 1073 bapak kedokteran Persia, zakariah Ar-razi 864 atau dikenal ilmuan yang serba bisa sekalis bapak kedokteran, Raihan Al-biruni 867 , dikuti oleh ibnu rusyid 1198 (hakim sevilla 1171) dan Al ayyubi (dinasti Ayyubiah 1193 ) muhammad abduh 1854 yang dikenal dengan bapak pemikir islam modern, Dalam ekspansi wilayah tasawwuf dan filsafat, cukup memberikan perhatian bagi kita semua kendati kehadiran pemahaman filsafat dan tasawwuf  dalam internal islam memberikan pengaruh yang besar terhadap hadirnya ilmuan ilmuan muslim di mata dunia.(uba leu 24 mei 2018)

 

Baca Juga :


Tasawwuf dan filsafat melebur dengan cintanya dan sama sama memiliki cinta dan kasih hanya jalan yang ditempuh atau yang dipakai berbeda, satu dengan merasakan dan dua dengan memikirkan. mari kita kembali pada cerita dua kelompok sufi dan tasawwuf yang selama berbulan bulan melaksanakan rutinitas dangkal dalam memahami islam yaitu  debat tasawwuf dan filsafat al hasil dalam perdebatan itu menemukan titik yaitu saling mengakui kehebatan tasawwuf dan kehebatan filsafat, mereka berkata “ternyata apa yang kita rasakan sama dengan apa yang kita pikirkan” (etinne Gilson tuhan dimata para filosof) tasawwuf dan filsafat adalah dua pondasi yang harus dimiliki oleh semua mahluk yang ada dalam bumi allah ini dan penghuni zagat raya ini dalam hal apapun,  apakah untuk mencari sesuatu yang dicari atau memang menikmati sesuatu yang telah dicari, tasawwuf dan filsafat adalah sebab dan akibat dan akibat dan sebab tangan kanan dan tangan kiri, yang ketika gatal yang kiri digaruk sama yang kanan, ketika gatal yang kanan digaruk sama yang kiri itulah tasawuf dan filsafat.

Kehadiran tasawwuf dan filsafat tidak perlu menjadi tembok menghalang yang akan memberikan jarak dan memisahkan antara pelaku tasawwuf dan filsafat malah sebaliknya yaitu bagaimana menyatukan tasawwuf dan filsafat ini agar bisa mendapatkan cinta kasih terhadap yang kekal akan yang esa itu. Sebuah analogi yang sengaja kami tuangkan disini “ketika seorang muslim melaksankan sholat!!!  Maka dimanakah posisi tasawwuf dan filsafat mengambil bagian? keinginan untuk melaksanakan  sholat (tasawwuf berasal) tapi lewat jalan mana kita bisa sampai masjid itu( filsafat berasal) yang kedua,  keyakinan lahir dari kebenaran sedangkan kebenaran lahir dari filsafat.

Analogi diatas cukup memberikan ketuntasan akan relevansi tasawwuf dan filsafat bahwa sejatinya,  tasawwuf tanpa filsafat gagal  sedangkan filsafat tanpa tasawwuf juga gagal tanpa keduanya kita tumbang  selanjutnya  tasawwuf dan filsafat adalah jalan yang harus hubungkan untuk meleburkan diri bersama pencipta, menetralisir pikiran dari godaan duniawi dan  mengenal diri yang sebenarnya diri.(uba leu 24 Mei 2018)



 
Uba Leu

Uba Leu

fitrah zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir Di desa Leu sila anak dari pasangan deo Uba Tika dan faridah adik dari Al Amin dan abang dari Rabiatu adawiah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan