logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pembinaan ASN Madrasah

Pembinaan ASN Madrasah

Sumbawa Besar_Inspektur Jenderal Kementerian Agama Wilayah IV mengadakan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa dalam rangka Silaturrahmi dan pembinaan ,

Pendidikan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
21 Februari, 2018 08:15:42
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1972 Kali

Sumbawa Besar_Inspektur Jenderal Kementerian Agama Wilayah IV mengadakan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa dalam rangka Silaturrahmi dan pembinaan , Senin 19/02/2018.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa,Drs.H.Sukri ,M.SI, Kepala Kepala Madrasah Aliyah 1 Sumbawa serta wakamad Kesiswaan,Sarana Prasarana serta wakamad Kurikulum,Kepala Urusan Tata Usaha,dan para guru, Kepala MTsN Sumbawa , Kepala MAN 2 Sumbawa,Kepala MTsN 3 Sumbawa beserta jajarannya Kepala Urusan Tata Usaha ,Operator serta beserta beberapa orang guru

Dalam sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa menyambut gembira dan bersyukur Bapak Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI Wilayah IV dapat bersilaturrahmi sekaligus mengadakan pembinaan kepada Guru dan Tata Usaha Madrasah lingkup Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa ,karena tidak mudah apabila kita memohon kehadiran irjen ke Madrasah mengingat kesibukan kesibukannya.

Dalam pembinaan Bapak Irjen Kementerian Agama RI menyampaikan rasa gembira dan senang berada di Sumbawa Besar, bisa silaturrahmi dengan para guru dan Tata Usaha di Madrasah, karena dalam pengalaman hidup beliau juga pernah mengabdi menjadi guru honorer di Madrasah, berkat kesabaran dalam pengabdian saya diangkat menjadi Guru Madrasah karena tamatan PGAN , dalam kurun waktu dan kepercayaan diangkat menjadi Kepala MI, dan mutasi menjadi Guru pada Madrasah Tsanawiyah , dari MTsN diangkat langsung menjadi Kepala Sub Bagian Tatan Usaha Kementerian Agama Kabupaten Tangerang , Kepala Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama atas prestasi diangkat menjadi,Menjadi Kepala Kantor Wilayah Provisi Banten dan sekarang menjadi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI Wilayah IV. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI Wilayah IV membawahi Sembilan propinsi Bangka Belitung,Jambi,DKI, Jawa Tengah, Kalimatan,Sulawesi,Sulawesi Selatan , NTB dan Papua Barat

Diharapkan kepada Bapak Ibu guru Madrasah yang masih menjadi tenaga honorer jangan berkecil hati , karena pemerintahan H.Joko Widodo akan mengngkat tenaga honorer menjadi CPNS karena banyaknya PNS yang akan memasuki pensiun, dan perlu disyukuri bagi para PNS yang mendapat gaji serta tunjangan uang makan, serta tunjngan professional agar kinerja selalu ditingkatkan , karena masih banyak orang yang belum beruntung untuk diangkat menjadi PNS.

Ada enam (6) hal yang disampaikan Bapak Irjen bahwa : 1. hendaknya para PNS banyak membaca aturan serta dapat menerapkannya,

2. Disiplin masuk kerja, menyelesaikan pekerjaan dan tugas tugas kedinasan,serta disiplin waktu pulangnya, jangan datang terlambat dan pulang sebelum waktunya

 

Baca Juga :


3. Meningkatkan kompetensi ini diharapkan pegawai selalu belajar dan meningkatkan kinerjanya dan para guru jangan sampai kalah dengan muridnya,guru harus lebih pintar dengan siswanya, kalau guru tidak mau belajar maka akan kalah dengan siswa siswinya karena dengan era aiti dan globalisasi siswa –siswi lebih aktif membuka internet dll, masih banyaknya ditemukan guru yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya ,masalahnya karena kekurangan guru, misanya Guru PAI merangkap mengajar sebagai Guru Olahraga,juga sebaliknya , Guru penjaskes mengajar pelajaran Agama.

4.Hukuman : dalam PP 53 tahun 2010 telah diatur bagi PNS yang melanggar akan dikenakan hukuman ringan berupa teguran lisan, hukuman sedang teguran tertulis dan hukuman berat akan diturunkan jabatan atau pangkat dan yang lebih berat lagi akan diperbehntikan tidak dengan hormat dan tidak memperoleh hak pensiun,

5. Kurangnya Pembinaan dalam pembinaan menurut Irjen memang untuk Madrasah ini akan diprioriaskan untuk pembinaan , kala di Kanwil dan Kementerian Agama Kabupaten sudah sering dilaksanakan pembinaan,mulai tahun 2017 dan seteruskan Inspektorat akan melakukan audit Kinerja ke Madrasah Madrasah ,karena Irjen tidak ingin madrasah ini terlalu banyak kesalahan apalagi menyagkut maslah anggaran dan keuangan Negara dan

6. Lemahnya pengawasan.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan