logoblog

Cari

Tutup Iklan

SMK Taman Madya Dirusak Sekelompom Orang

SMK Taman Madya Dirusak Sekelompom Orang

KM,Walet Selayan- Sekelompok orang menyerang dan melakukan pengrusakan SMK Taman Madya Baiturahman Bima, yang berlokasi di jalan lintas Bima-Sumbawa atau tepatnya

Pendidikan

KM. WALET SELATAN
Oleh KM. WALET SELATAN
19 Januari, 2018 08:13:38
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 996 Kali

KM,Walet Selayan- Sekelompok orang menyerang dan melakukan pengrusakan SMK Taman Madya Baiturahman Bima, yang berlokasi di jalan lintas Bima-Sumbawa atau tepatnya di desa Sanolo Kecamatan Bolo, Sabtu (13/1/2018) pukul 10.00 wita kemarin.

Sekelompok orang yang dicurigai terorganisir tersebut langsung merobos masuk ke halaman sekolah. Merusak kaca jendela dengan lemparan batu serta menghujani atap sekolah dengan batu, batu bata, kayu dan bongkahan semen secara membabi buta.

Sebelumnya, ditemukan sebagian yang berjumlah empat orang sedang melakukan diplomasi dengan bapak Kepala Sekolah SMK di ruangan guru. Negosiasi ini guna menjelaskan maksud dan tujuan mereka datang ke sekolah. Namun saat negosiasi berlangsung, pengrusakan pun mulai terjadi.

Mereka yang diketahui datang dari arah selatan itu, dengan beringas melempar dan melakukan pengrusakan sarana dan prasana sekolah setempat yang saat itu masih berlangsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Tindakan tidak terpuji tersebut membuat para siswa dan guru langsung berhamburan karena panik. Hingga kini masih menyisakan rasa trauma yang mendalam bagi seluruh warga sekolah setempat. Disamping gangguan psikologis. Peristiwa tersebut juga berdampak langsung pada menurunnya angka kehadiran siswa dalam beberapa hari terakhir ini.

Usut punya usut alasan mereka beringas dan menyerang sekolah lantaran ketersinggungan status Facebook. Hal itu diketahui, pada saat tim negosiasi di ruangan guru maupun yang diteriakin massa sambil melakukan pengerusakan fasilitas sekolah.

Sisi lain mereka juga meminta paksa agar pihak sekolah segera memecat guru bernama, A. Rafik, ST yang dalam penilaian mereka sudah menebarkan ujaran kebencian. Atas ketersinggungan tersebutlah yang mengarahkan dan menggerakkan mereka untuk melakukan tindakan memaksa dan merusak.

Ketua Yayasan SMK Taman Madya Baiturahman Bima, Muhammad Daud Akbar, ST sangat menyesalkan tindakan main hakim tersebut. Apalagi obyek atau sesuatu yang dirusaki itu tidak ada kaitan hukum dengan ujaran kebencian yang diklaim.

“Pernyataan lewat Medsos itu tidak mengatasnamakan atau tidak sama sekali menyebut sekolah,” katanya.

 

Baca Juga :


Dia menilai, penyerangan hingga berujung pengrusakan tersebut murni tindak kejahatan kemanusiaan. Seharusnya jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pernyataan orang lain lewat media sosial maka sepatutnya dilaporkan ke pihak berwajib.

“Kan aneh, yang diserang sebagai obyek pelampiasan massa bukan pelaku. Tapi ternyata malah obyek lain yang sama sekali tidak ada kaitanya dengan ketersinggungan itu,” katanya.

Seharusnya, lanjut dia, masyarakat membantu untuk mengkondusifkan proses KBM disekolah. Bukan malah sebaliknya mempertontonkan tindakan-tindakan yang sangat brutal dan tidak berprikemanusiaan.

“Bagaimana dengan tumbuh kembangnya generasi bangsa jikalau oknum-oknum warga dengan arogansinya mempertontonkan tindakan-tindakan seperti ini,” katanya.

Agar ada efek jera, Daud mengaku telah melaporkan secara resmi ke pihak berwajib. Ia berharap aparat penegak hukum Kepolisian segera mengungkap dan menangkap seluruh pelaku yang melakukan pengurusakan.

“Kami berharap dan mendesak pihak berwajib menangkap pelaku penyerangan dan pengrusakan ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sesuai kadar kejahatan yang mereka lakukan,” pinta dia.

(ahmad)



 
KM. WALET SELATAN

KM. WALET SELATAN

Kampung media walet selatan adalah kampung media kecamatan parado, yang akan menjadi jembatan, untuk menumbuh kembangkan pembaca kritis dengan konten berita yang tidak biasa-biasa saja

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan