logoblog

Cari

Tutup Iklan

Menggali Potensi Mahasiswa

Menggali Potensi Mahasiswa

Menjadi seorang mahasiswa, tak cukup jikalau hanya sekedar datang belajar di kampus/kelas, ke perpustakaan, atau mengerjakan tugas lewat internet, belajar di

Pendidikan

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
13 Desember, 2017 15:36:19
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1894 Kali

Menjadi seorang mahasiswa, tak cukup jikalau hanya sekedar datang belajar di kampus/kelas, ke perpustakaan, atau mengerjakan tugas lewat internet, belajar di rumah atau di kos. Akan tetapi sangat terdukung jikalau melibatkan diri dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan yang ada di kampus.

Ada banyak generasi muda yang mana ketika telah memiliki identitas sebagai mahasiswa, mereka lebih memilih untuk terfokus saja pada kegiatan proses pembelejaran di dalam kelas. Mereka cenderung mengabaikan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, bahkan beranggapan bahwa dengan mengikuti kegiatan kemahasiswaan di kampus justru akan mengganggu proses pembelajaran di dalam kelas. Padahal kesemuanya itu dapat diatur sesuai dengan jadwal perkuliahan, ataupun dengan meminta kebijakan-kebijakan dari dosen pengampuh mata kuliah.

Jika dipikir, pola pembentukan keperibadian mahasiswa sangat lebih bermakna jika melibatkan diri dalam suatu kegiatan kemahasiswaan. Dalam arti pula bahwa menggali potensi mahasiswa bukan hanya dengan melalui proses pembelajaran di dalam kelas, namun perubahan mental dan prilkau akan lebih terbentuk ketika mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan di kampus.

Seorang mahasiswa yang melibatkan diri dalam suatu kegiatan kemahasiswaan berarti mahasiswa tersebut dapat bertemu dengan beragam lembaga kecil kemahasiswaan, dan wadah-wadah minat dan bakat lainnya. Misalnya melibatkan diri dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), baik di tingkat fakultas, maupun universitas, entah itu yang bergerak di bidang olah raga, seni, jurnalisme, keilmuan, kewirausahaan, pencipta alam, dan masih banyak yang lain.Nah, terkait dengan hal ini, sudah barang tentu sangat bermanfaat bagi pembentukan keperibadian mahasiswa. Selain mahasiswa memilki pengalaman atau pengembangan pola pikir atau penambahan wawasan, mahasiswa nantinya dapat berkarier di dalam msyarakat, seperti menjadi seorang jurnalis, ketua lembaga kecil di dalam masyarakat yakni sebagai ketua sepak bola, ketua sanggar seni, bahkan dilibatkan dalam berbagai kegiatan-kegiatan sosial di dalam masyarakat atau kampungnya, dan ataupun menjadi kepala desa atau calon legislatif. Hal ini tentu dapat terjadi karena adanya pengalaman atau keterampilan yang telah terasa semenjak menjadi mahasiswa.

Selain itu, kegiatan kemahasiswaan di kampus menyimpan sejuta peluang dan tantangan. Salah satunya adalah  mahasiswa dapat berkenalan dengan tokoh-tokoh, entah itu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh pembesar, atau para pejabat penting. Demikian juga tentu dapat saling mengenal sesama mahasiswa, baik mahasiswa di dalam kampus sendiri, maupun mahasiswa dari kampus lain. Keaktifan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan tentu pula dapat lebih memperkuat hubungan dengan dosen,menjalin hubungan atau berkomunikasi dengan peneliti, praktisi, akademis, pengusaha atau wiraswasta, dan lain sebagainya.Jadi, dengan adanya kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai profesi tersebut, tentu merupakan suatu peluang besar untuk menggali potensi diri dan membuat jaringan dalam meraih cit-cita yang diinginkan. Sebab melalui jaringan atau pendekatan-pendekatan dengan berbagai kalangan akan memudahkan mereka dalam menghadapi suatu tantangan, seperti dalam kegiatan pengabdian pada masyrakat, ataupun urusan-urusan yang terkait dengan kampus, bahkan urusan yang terkait masa depan mereka.

Salah satu perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat yang kini banyak berperan terhadap penggalian potensi pada mahasiswa adalah Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Walaupun usianya baru menginjak tiga tahun, namun perguruan tinggi yang bernaung di bawah Kopertis Wilayah VIII Denpasar ini telah banyak memberikan pengalaman-pengalaman keilmuan dan berbagai macam keterampilan yang tentunya sebagai modal besar dalam menyikapi arus informasi yang semakin besar dan tantangan globalisasi yang semakin kuat.

Berbagai kegiatan kemahasiswaan di Universitas Nadlatul Ulama NTB telah menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan. Kegiatan seni, seperti pementasan drama, musik dan tari yang di dalamnya terkandung penanaman nilai-nilai keperibadian, dan tentu menjadi bekal untuk menggali budaya lokal atau bangsa. Selain itu, dengan bermodalkan keterampilan seni, tentu mereka dapat menciptakan lapangan kerja dan membantu perekonomian masyarakat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian telah menjadi salah satu kegiatan khusus bagi mahasiswa. Sebab terkait dengan tri darma perguruan tiggi, mereka diwajibkan untuk mengembangkan lembaga pendidikan yaitu salah satunya melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pelatihan jurnalistik juga menjadi bagian dari kegiatan kampus kemahasiswaan yang ada di di kampus UNU NTB. Dalam kegiatan jurnalistik, mahasiswa UNU NTB telah mendapatakan pengalaman menulis diberbagai media sosial. Salah satu media sosial yang telah memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa di kampus UNU NTB adalah Portal Jurnalisme kampung media NTB. Beberapa mahasiswa di kampus ini yang telah menjadi anggota Kampung Media, walaupun masih perlu banyak bimbingan.

Selain latihan dasar kepemimpinan, loka karya, kegiatan olah raga, dan berbagai pelatihan-pelatihan lainnya yang telah menjembatani penggalian potensi diri bagimahasiswa UNU NTB, mereka pun juga diberikan pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan spanduk, reklame.

Pembuatan kartu undangan juga menjadi salah satu kegiatan kemahasiswaan di kampus NU yang ada di Kota Mataram. Selain mereka harus memahami desain gambar atau sampul undangan lewat komputer, merekapun juga dilatih dalam suatu kebersamaan untuk merapikan lembaran-lembaran undangan dalam berbagai bentuk.

Menjadi seorang mahasiswa, tak cukup jikalau hanya sekedar datang belajar di kampus/kelas, ke perpustakaan, atau mengerjakan tugas lewat internet, belajar di rumah atau di kos. Akan tetapi sangat terdukung jikalau melibatkan diri dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan yang ada di kampus

Ada banyak generasi muda yang mana ketika telah memiliki identitas sebagai mahasiswa, mereka lebih memilih untuk terfokus saja pada kegiatan proses pembelejaran di dalam kelas. Mereka cenderung mengabaikan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, bahkan beranggapan bahwa dengan mengikuti kegiatan kemahasiswaan di kampus justru akan mengganggu proses pembelajaran di dalam kelas. Padahal kesemuanya itu dapat diatur sesuai dengan jadwal perkuliahan, ataupun dengan meminta kebijakan-kebijakan dari dosen pengampuh mata kuliah.

Jika dipikir, pola pembentukan keperibadian mahasiswa sangat lebih bermakna jika melibatkan diri dalam suatu kegiatan kemahasiswaan. Dalam arti pula bahwa menggali potensi mahasiswa bukan hanya dengan melalui proses pembelajaran di dalam kelas, namun perubahan mental dan prilkau akan lebih terbentuk ketika mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan di kampus.

Seorang mahasiswa yang melibatkan diri dalam suatu kegiatan kemahasiswaan berarti mahasiswa tersebut dapat bertemu dengan beragam lembaga kecil kemahasiswaan, dan wadah-wadah minat dan bakat lainnya. Misalnya melibatkan diri dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), baik di tingkat fakultas, maupun universitas, entah itu yang bergerak di bidang olah raga, seni, jurnalisme, keilmuan, kewirausahaan, pencipta alam, dan masih banyak yang lain.Nah, terkait dengan hal ini, sudah barang tentu sangat bermanfaat bagi pembentukan keperibadian mahasiswa. Selain mahasiswa memilki pengalaman atau pengembangan pola pikir atau penambahan wawasan, mahasiswa nantinya dapat berkarier di dalam msyarakat, seperti menjadi seorang jurnalis, ketua lembaga kecil di dalam masyarakat yakni sebagai ketua sepak bola, ketua sanggar seni, bahkan dilibatkan dalam berbagai kegiatan-kegiatan sosial di dalam masyarakat atau kampungnya, dan ataupun menjadi kepala desa atau calon legislatif. Hal ini tentu dapat terjadi karena adanya pengalaman atau keterampilan yang telah terasa semenjak menjadi mahasiswa.

Selain itu, kegiatan kemahasiswaan di kampus menyimpan sejuta peluang dan tantangan. Salah satunya adalah  mahasiswa dapat berkenalan dengan tokoh-tokoh, entah itu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh pembesar, atau para pejabat penting. Demikian juga tentu dapat saling mengenal sesama mahasiswa, baik mahasiswa di dalam kampus sendiri, maupun mahasiswa dari kampus lain. Keaktifan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan tentu pula dapat lebih memperkuat hubungan dengan dosen,menjalin hubungan atau berkomunikasi dengan peneliti, praktisi, akademis, pengusaha atau wiraswasta, dan lain sebagainya.Jadi, dengan adanya kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai profesi tersebut, tentu merupakan suatu peluang besar untuk menggali potensi diri dan membuat jaringan dalam meraih cit-cita yang diinginkan. Sebab melalui jaringan atau pendekatan-pendekatan dengan berbagai kalangan akan memudahkan mereka dalam menghadapi suatu tantangan, seperti dalam kegiatan pengabdian pada masyrakat, ataupun urusan-urusan yang terkait dengan kampus, bahkan urusan yang terkait masa depan mereka.

Salah satu perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat yang kini banyak berperan terhadap penggalian potensi pada mahasiswa adalah Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Walaupun usianya baru menginjak tiga tahun, namun perguruan tinggi yang bernaung di bawah Kopertis Wilayah VIII Denpasar ini telah banyak memberikan pengalaman-pengalaman keilmuan dan berbagai macam keterampilan yang tentunya sebagai modal besar dalam menyikapi arus informasi yang semakin besar dan tantangan globalisasi yang semakin kuat.

Berbagai kegiatan kemahasiswaan di Universitas Nadlatul Ulama NTB telah menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan. Kegiatan seni, seperti pementasan drama, musik dan tari yang di dalamnya terkandung penanaman nilai-nilai keperibadian, dan tentu menjadi bekal untuk menggali budaya lokal atau bangsa. Selain itu, dengan bermodalkan keterampilan seni, tentu mereka dapat menciptakan lapangan kerja dan membantu perekonomian masyarakat.

 

Baca Juga :


Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian telah menjadi salah satu kegiatan khusus bagi mahasiswa. Sebab terkait dengan tri darma perguruan tiggi, mereka diwajibkan untuk mengembangkan lembaga pendidikan yaitu salah satunya melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pelatihan jurnalistik juga menjadi bagian dari kegiatan kampus kemahasiswaan yang ada di di kampus UNU NTB. Dalam kegiatan jurnalistik, mahasiswa UNU NTB telah mendapatakan pengalaman menulis diberbagai media sosial. Salah satu media sosial yang telah memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa di kampus UNU NTB adalah Portal Jurnalisme kampung media NTB. Beberapa mahasiswa di kampus ini yang telah menjadi anggota Kampung Media, walaupun masih perlu banyak bimbingan.

Selain latihan dasar kepemimpinan, loka karya, kegiatan olah raga, dan berbagai pelatihan-pelatihan lainnya yang telah menjembatani penggalian potensi diri bagimahasiswa UNU NTB, mereka pun juga diberikan pemahaman dan keterampilan dalam pembuatan spanduk, reklame.

Pembuatan kartu undangan juga menjadi salah satu kegiatan kemahasiswaan di kampus NU yang ada di Kota Mataram. Selain mereka harus memahami desain gambar atau sampul undangan lewat komputer, merekapun juga dilatih dalam suatu kebersamaan untuk merapikan lembaran-lembaran undangan dalam berbagai bentuk.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan