logoblog

Cari

Tutup Iklan

STKIP TAMSIS Bima Adakan Kuliah Umum

STKIP TAMSIS Bima Adakan Kuliah Umum

KM TNC. Salah satu program yang menjadi perhatian besar Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si selama kepemimpinannya

Pendidikan

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
05 Desember, 2017 09:15:15
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 4381 Kali

KM TNC. Salah satu program yang menjadi perhatian besar Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si selama kepemimpinannya adalah menyelenggarakan Kuliah Umum dengan mendatangkan ilmuan dan praktisi untuk menginspirasi para mahasiswa, dosen, dan pegawai. Dalam sambutannya di Auditorium Sudirman STKIP TSB, (24/11), bahwa untuk merubah paradigm berpikir mahasiswa tidak hanya melalui proses pembelajaran di kelas dan berorganisasi dengan benar tetapi juga melalui kuliah umum atau seminar semacam ini.

"Kita patut bersyukur, bahwa di hari Jum’at yang penuh berkah ini, kita kedatangan tamu istimewa seorang General Manager Hotel Berbintang Lima, putra terbaik yang dimiliki Bima kelahiran Desa Dadibou. Kita berterima kasih kepada Bapak Mursalim bahwa kampus kita mendapat kesempatan pertama yang dikunjungi oleh beliau untuk berbagi pengalaman dan ilmu. Kalau pengalaman dan ilmu dibagi maka akan semakin berkah dan bertambah," terang ketua STKIP Taman Siswa Bima itu.

Bapak Mursalim memulai kuliah umumnya dengan memaparkan perjalanan hidupnya dari SD hingga SMA yang penuh dengan tantangan dan kesulitan hidup secara ekonomi, karena kondisi bapaknya yang sakit-sakitan. Mursalim remaja terpaksa berperan sebagai pencari nafkah tulang punggung keluarga dengan bekerja serabutan sebagai buruh tani dan penjual rumput untuk ternak. Sebagian penghasilannya disisihkan untuk beli kamus saku bahasa Inggris seharga Rp 3000 pada saat itu. Proses sekolahnya tidak dilakukan dengan baik karena jarak tempuh yang jauh dari Dadibou ke Tente dengan jalan kaki dan kesibukannya membantu keluarga.

Selepas SMA, beliau berangkat ke Bali dengan menumpang truk pengangkut bawang sembari menjadi buruh dan membantu Kornet. Sesampai di Bali melamar di restoran dan diterima sebagai pencuci piring. Dengan melihat suasana di restoran yang banyak dikunjungi Turis Mancanegara, memotivasi dirinya untuk belajar bahasa Inggris dengan keras secara otodidak. Setelah dapat berbahasa Inggris beliau berencana melamar kerja di Hotel, tetapi terkendala karena tidak memiliki sertifikat kursus bahasa Inggris. Dalam kondisi sulit dan susah payah memaksakan diri untuk daftar kursus dan mendapatkan sertifikat untuk dapat kerja di Hotel.

Selama bekerja di Hotel, beliau juga belajar bahasa Jerman, Jepang, Perancis, dan Spanyol secara otodidak. Setelah dua tahun bekerja di Hotel beliau melamar kerja di Kapal Pesiar yang beroperasi di Asia Pasific. Dari ribuan pelamar yang mendaftar, hanya 27 orang yang diterima yang mayoritasnya Bule dan salah satunya adalah beliau. Di Kapal Pesiar, pertama bekerja sebagai pembersih toilet dan merapikan kamar tidur. Tahun kedua di Kapal Pesiar karirnya meningkat dan mendapatkan beasiswa untuk studi lanjut. Studi baru berjalan enam bulan, dipanggil kembali untuk bekerja di Amerika dalam perusahaan Kapal Pesiar yang sama selama 12 Tahun.

 

Baca Juga :


Pengalaman kerjanya di Kapal Pesiar ini mengantarkan beliau untuk bekerja dan berkarir di Hotel berbintang di Amerika, Bali dan Maldive hingga puncak karirnya sebagai General Manager di Hotel Lexington Klapa Resort Pecatu Bali-Indonesia milik Tomy Suharto selama dua tahun terakhir. Katanya, bahwa GM adalah branding dari sebuah Hotel. Maju mundurnya Hotel tersebut adalah tanggungjawab penuh seorang General Manager. Manager di Zaman Now harus memiliki pengalaman yang banyak, wawasan yang luas, memiliki kecakapan komunikasi dalam beberapa bahasa, menjadi teladan dan partner sekaligus bagi bawahan.

Sudah dua minggu berada di Bima untuk berlibur dan merintis bisnis pariwisatanya di lahan seluas dua hektar lebih di dekat Jembatan Godo yang diberi nama GODO CORNER. Di sini akan dibangun super market, Water Boom, Swimming Pool, Restaurant, Playing Park, Education/Courses/Tourism Trainning Center, dan Discussion Corner bagi ilmuan Bima. Kami doakan semoga sukses, agar dapat membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda Dadibou. Amin

Dalam kegiatan tersebut diikuti seluruh dosen serta mahasiswa taman siswa bima, para peserta antusias mengikuti kegiatan dan diakhiri sesi foto bersama.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan