logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pendidikan Karakter Modal Utama Pembentukan Akhlak

Pendidikan Karakter Modal Utama Pembentukan Akhlak

LOMBOK BARAT-KM. Tim Pusdiklat Kemendikbud RI mengunjunggi SMPN 2 Kuripan-Lombok Barat, Kamis (23/11). Tujuannya, dalam rangka implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter

Pendidikan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
24 November, 2017 21:18:33
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1753 Kali

LOMBOK BARAT-KM. Tim Pusdiklat Kemendikbud RI mengunjunggi SMPN 2 Kuripan-Lombok Barat, Kamis (23/11). Tujuannya, dalam rangka implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sekolah ini menjadi salah satu sasaran program PPK .

Salah satu anggota tim Pusdiklat Kemendikbud, Tejawati mengatakan, pendidikan karakter sangat penting di implemnteasi di semua lini. Tidak saja di implementasikan di sekolah, tapi diawali dari rumah, sekolah dan lingkungan masyarakat. 

Pada kesempatan itu, Tejawati meminta, kepala sekolah harus proaktif dalam menerapkan gerakan PPK ini. Tanpa sikap proaktif lanjutnya, keberhasilan PPK tidak akan maksimal karena minimnya peran masyarakat dan orang tua. ”Pendidikan karakter modal utama pembentuk karakter anak, saya bangga dengan aplikasi program PPK sekolah ini, harus ada pembiasan ke sekolah lain. Displin merupakan cerminan PPK,” katanya. 

Ditambahkan Tejawati, tujuan pembelajaran sebenarnya untuk memecahkan masalah yang ada di masyarakat. Tidak semata-mata pengetahuan secara murni, tapi bagaimana pengetahuan itu harus menjadi pembiasaan. Namun kata dia, hal ini seringkali belum dipahami oleh pihak sekolah. Banyak kepala sekolah dan guru belum paham tataran praksis kurikulum. Ini menjadi salah satu aral bagi Gerakan PPK. Kendati begitu, Tejawati berpesan, pembiasaan harus dikondisikan oleh sekolah, melalui berbagai kegiatan dan program, pembiasaan yang kontinyu," paparnya.

Ditegaskan, komitmen sekolah sangat diperlukan dalam menerapkan PPK. Kepala sekolah harus menguasai kompetensi manajerial, akademik, dan kewirausahaan.  Dalam menerapkan PPK ini, sekolah dituntut berkolaborasi dengan orang tua, komite sekolah, masyarakat, kepolisian, puskesmas, pemerintah daerah, bahkan dunia industri.

 

Baca Juga :


 Kepala sekolah dituntut pula proaktif menjalin jaringan. Karena, keterlibatan masyarakat sangat ditentukan pada kemampuan kepala sekolah dalam melakukan komunikasi. Lebih lanjut, Tejawati melihat perlunya pendampingan kepada sekolah dalam penerapan PPK dengan memanfaatkan learning community.

Kepala SMPN 2 Kuripan, Darsiah  mengaku, telah mendapatkan pemahaman baru dalam penerapan PPK. Dia dapat berbagi pengalaman dan belajar dari sekolah-sekolah unggulan. Meski sudah menerapkan PPK, Darsiah  melihat program-program yang ada di sekolahnya belum terarah. “Kami akan membuat program selanjutnya agar lebih terarah," pesannya. 

Dia menjelaskan, penerapan PPK di SMPN 2 Kuripan  sudah dilakukan lewat beberapa pembiasaan. Pembiasaan itu dicontohkan seperti berjabat tangan, memberi salam, piket sekolah, membersihkan lingkungan, berdoa bersama, saling menghargai antar sesama agama, upacara bendara



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan