logoblog

Cari

Sosialisasi Miras, Balap Liar dan Bolos

Sosialisasi Miras, Balap Liar dan Bolos

KM. Sukamulia – Rabu (01 November 2017), Anggota Satuan Polisi Pamong Peraja Kabupaten Lombok Timur yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban dan

Pendidikan

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
01 November, 2017 20:32:31
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 6278 Kali

KM. Sukamulia – Rabu (01 November 2017), Anggota Satuan Polisi Pamong Peraja Kabupaten Lombok Timur yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban dan mengendalikan massa di wilayah Kecamatan Sembalun berkunjung ke SMK NW Kokok Putik Desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun. Kunjungan ini dilakukan guna memberikan Sosialisasi Bahaya Miras, Balap Liar dan Bolos (berkeluyuran pada jam sekolah atau jam kerja) kepada peserta didik beserta guru SMK NW Kokok Putik. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang alua SMK NW Kokok Putik mulai pada pukul 09.10 wita dan berahir pada pukul 11.15 wita.

Menurut keterangan dari Zainal Abidin, kegiatan tersebut dilaksanakan atas latarbelakang banyaknya ditemukan siswa sekolah dan para pegawai yang melakukan kegiatan penggunaan miras, pelajar yang melakukan balap liar dan pelajar serta pegawai bolos  pada jam sekolah atau jam kerja. Pol PP sering menemukan hal semacam itu saat mereka melakukan patrol sehingga Pemerintah Lombok Timur meminta Sat Pol PP untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah di wilayah kerjanya.

Zaenal Abidin (Satuan Polisi Pamong Peraja Kabupaten Lombok Timur) yang ditugaskan sebagai Tim Ketertiban dan Pengendali Massa menjelaskan bahwa miras merupakan hal yang sangat berbahaya dan merusak moralitas anak bangsa. Kegiatan miras akan menyebabkan berbagai danpak negative, baik bagi si pengguna maupun bagi orang lain. Oleh sebab itu, generasi penerus bangsa hendaklah menjauhi yang namanya miras, baik miras jenis lokal ataupun jenis yang modern ataupun sebagainya. Dalam kegiatan ini, Zainal selaku pemateri juga mengajak peserta berdiskusi (tanya jawab) seputar permasalahan miras, balap liar dan bolos.

Selanjutnya, dijelaskan juga mengenai masalah bolos sekolah bahwa bolos itu bisa menyebabkan cita-cita sesorang akan sulit tercapai sebab ilmu yang didapatkan disekolah selut dipahami. Kegiatan bolos itu sama artinya membohongi guru dan orang tua. Untuk itu, pihak Sat Pol PP bertugas untuk menertibkan hal itu dan jika kami menemukan pelajar melakukan kegiatan yang tidak-tidak di dalam jam sekolah dana tau pelajar yang melakukan hal-hal yang tidak-tidak dengan menggunakan pakaian sekolah akan kami tindak dengan tegas, begitu juga dengan para pegawai yang ditemukan main-main dengan menggunakan seragam

Pada sesen pertama, terdapat tiga orang peserta didik yang melontarkan pertanyaaan; 1) Juriati dengan pertanyaan, bagaimanakah danpak negative miras, 2) Rainto dengan pertanyaan apakah petugas sering menemukan pelajar sering ditemukan melakukan kegiatan miras dan balap liar dan 3) Santriadi dengan pertanyaan “mengapa baru sekarang dilakukan sosialisasi miras ?”.

Miras bisa merusk sarap otak sehingga prilaku bisa menyimpang, kehilangan etika, tidak ada motivasi untuk bersekolah atau melakukan hal-hal lain dan yang paling patal, miras dapat memicu terjadinya tindak criminal seperti mencuri, merampok dan perkelahian. Initinya, jika kalian ingin sukses dan tercapai cita-cita maka jauhilah miras, tegas Zaenal untuk jawaban pertanyaan Juriati.

 

Baca Juga :


Selama kami melakukan patrol, kami sudah lumayan banyak menemukan pelajar yang melakukan kegiatan miras di jalan raya, hebatnya lagi banyak diantara mereka adalah anak-anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka yang kami temukan itu kemudian kami bawa ke kantor untuk diberikan pembinaan dan nanti orang tua atau gurunya yang akan menjemputnya. Dan jika tiga kali ditemukan mlakukan hal itu maka kami akan menyerahkannya kepada pihak sekolah atau orang tua mereka, papar Zaenal atas pertanyaan Rianto.

Sosialisasi seperti ini bukan hanya dilakukan saat ini, kegiatan sosialisasi miras kami lakukan secara bertahap dan berkeliling sehingga hari ini kami bisa sampai di sekolah kalian, jawabannya atas pertanyaan Santriadi.

Setelah ditutupnya kegiatan sosialisasi tersebut, Zaenal berbincang-bindang bersama beberapa orang guru SMK NW Kokok Puti. Dalam perbincangan itu, beliau menceritakan temuan-temuannya di lapangan terkait dengan masalah miras, balap liar dan pelajar yang kerap ditemukan berkencan dan melakukan balap liar pada saat jam sekolah dan bahkan banyak diantara mereka ditemukan berkencan di tempat wisata dengan menggunakan seragam sekolahnya.

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan