logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter

Pendidikan Berkarakter idaman Kita semua Pendidikan tidak dapat terlepas dari bagaimana seorang guru dalam memberikan pemahaman kepada peserta didiknya, tapi yang terpenting

Pendidikan

Sukriadi
Oleh Sukriadi
12 Oktober, 2017 12:06:39
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 1914 Kali

Pendidikan Berkarakter idaman Kita semua

Pendidikan tidak dapat terlepas dari bagaimana seorang guru dalam memberikan pemahaman kepada peserta didiknya, tapi yang terpenting juga adalah bagaimana peserta didik dapat terbentuk sebuah karakter yang baik dengan mental yang baik.

Peserta didik seringkali mengeluh ketika disuruh maju oleh guru untuk mngerjakan soal latihan dipapan tulis, ini disebabkan oleh mental yang kurang bagus, dari mental yang kurang bagus inilah sehingga kepercayaan diri peserta didik berkurang, melalui pendidikan yang berbasis karakter dapat dimunculkan sebuah karakter peserta didik yang memiliki karakter yang bagus dengan mental yang baik serta mampu memiliki kepercayaan diri yang baik juga.

Pendidikan karakter merupakan sebuah sarana yang baik untuk medapatkan peserta didik yang memiliki karakter yang baik, penerapan pendidikan karakter dewasa ini pada sekolah-sekolah dan madrasah-madrasah belum terlaksana sepenuhnya, ini disebabkan oleh simpang siurnya penggunaan Kurikulum yang tidak begitu konsisten dalam penerapannya, contohnya saja, di madrasah swasta, ketika Depag menghimbau agar Madrasah-madrasah menerapkan Kurikulum 2013, guru-guru berbondong-bondong mencari pelatihan dan bahkan rela keluar uang banyak untuk menyewa pelatih demi diberikan bmbingan tentang kurikulum tersebut, namun ketika proses berjalan dan pergantian kepengurusan di ranah Depag, kebijakan baru dibentuk dengan kembali menerapkan kurikulum lama sebelum K13 itu, ketidakonsistenan pemerintah yang demikian menyebabkan banyak guru yang mengeluhkan tentang adanya perubahan kurikulum yang disarankan secepatnya, sehingga banyak madrasah swasta harus banting setir menggunakan kurikum yang lama lagi. sehingga dalam proses pendidikan yang berlangsung di madrasah menjadi tersendat.

Proses belajar mengajar yang berlangsung di madrasah-madrasah swasta menjadi terhambat dikarenakan ketidakkonsistenan pemerintah dalam penerapan kurikulum madrasah yang harus digunakan, contohnya Depag yang menangani bidang pendidikan, ketika berganti pengurus maka kebijakanpun berganti, sehingga pendidikan karakter yang diharapkan oleh kita semua menjadi tersendat oleh kebijakan-kebijakan dadakan. 

 

Baca Juga :


Pendidikan karakter pada dasarnya dapat diselipkan diberbagai kegiatan-kegiatan yang umumnya terlaksana di lingkungan formal maupun non formal. dilingkungan formal misalkan, pendidikan karakter dapat diberikan melalui penanaman nilai-nilai islamiah yang berlandaskan al-qur'an dan sunnah-sunnah Rasul. dalam Mata pelajaran agama. dan dalam mata pelajaran umum dapat di sinkronisasikan dengan mata pelajaran agama, misalkan mata pelajaran biologi dengan ayat al-qur'an yang berhubungan dengan materi yang di sampaikan. contoh lain dalam pendidikan non formal misalkan dalam ekstra kurikuler Pramuka, dalam ekstra kurikuler pramuka banyak sekali cara-cara yang bisa ditempuh guna melatih dan membentuk jiwa-jiwa yang memiliki karakter yang baik dengan mental serta kepercayaan diri yang mantap. ini semua dapat tercapai jika saja antara pemerintah dengan yang diperintah dapat menjadi sebuah symbiosis mutualisme yang masing masing tidak ada yang dirugikan. dimana pemerintah menjadi fasilitator dan yang diperintah menjadi pelaksana kegiatan dan menyiapkan serta mewujudkan cita-cita yang mulia dari penerapan pendidikan yang berkarakter tersebut. []

 



 
Sukriadi

Sukriadi

Nama : Sukriadi, S. Pd TTL : Aiknyet, 31 Desember 1988 Pekerjaan : Wiraswasta

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan