logoblog

Cari

Tutup Iklan

250 Siswa MTsN Sumbawa Terima Dana PIP

250 Siswa MTsN Sumbawa Terima Dana PIP

MTsN Sumbawa, Inmas _ Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bagian penyempurnaan dari Program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Program ini adalah program

Pendidikan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
15 Desember, 2016 11:33:22
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 4274 Kali

MTsN Sumbawa, Inmas _ Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bagian penyempurnaan dari Program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Program ini adalah program bantuan tunai pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang orang tuanya kurang mampu membiayai kebutuhan pendidikan.

Program ini juga bertujuan untuk membantu peserta didik agar tidak putus sekolah (Drop Out) karena keterbatasan biaya. Keterbatasan biaya sering menjadi alasan orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya, alasan seperti itu bukanlah mengada-ada tetapi memang seperti itulah yang terjadi.

Tidak sedikit anak diusia sekolah harus membantu orang tua bekerja seperti jualan, berjalan dibawah terik matahari dan guyuran hujan untuk menarik gerobak. Keseriusan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan terlihat jelas dari beberapa program yang ditawarkan lebih-lebih dengan adanya Program Indonesia Pintar, rakyat miskin merasa sangat terbantu untuk terus menyekolahkan anaknya, dan lewat program itu juga pemerintah bisa mengurangi angka putus sekolah.

Undangan yang disebar oleh Ibu Ely Setiawaty, S.Pd selaku yang mengurus bantuan tunai itu cukup mendapat respon dari sejumlah wali murid. Terlihat sejak pukul 07.00 wita para wali murid sudah mulai berdatangan dan menduduki kursi yang sudah disiapkan.

Turut hadir pada acara tersebut adalah Kepala MTsN Sumbawa Adiat Hasan, S.Ag, Wakil Ketua Komite Suryanto, S.Ag dan sejumlah bapak ibu guru dan petugas dari Bank Syariah Mandiri Cabang Sumbawa.

Tepat Pukul 09.00 Wita sesuai undangan acara tersebut sudah dimulai dan diawali oleh sambutan Kepala MTsN Sumbawa Adiat Hasan, S.Ag pada acara penyerahan dan penerimaan bantuan tunai Program Indonesia Pintar di Aula MTsN Sumbawa Selasa, 13 (12/16) .

Sebelumnya Kepala Madrasah menghimbau dan mengajak kepada semua wali murid untuk dapat memberikan motivasi kepada putra-putrinnya agar terus bersekolah. Sekarang ini perhatian pemerintah kepada dunia pendidikan sangat serius, terbukti dengan adanya bantuan semacam ini, tapi bantuan pemerintah baru bisa tersalurkan apabila harus memenuhi persyaratan.

 

Baca Juga :


Adapun persyaratan yang dimaksud adalah masih terdaftar namanya disebuah sekolah. Menjadi peserta didik disebuah sekolah adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap anak pada usia sekolah, setelah itu baru pemerintah memberikan tanda penerima yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Dengan siswa memiliki KIP maka pihak madrasah tempatnya menuntut ilmu berhak mengusulkannya untuk mendapatkan bantuan tersebut kepada penyelenggara yakni Kementerian Agama (Kemenag). Lebih lanjut kepala madrasah menginformasikan kepada seluruh orang tua penerima, bahwa siswa MTsN Sumbawa menerima bantuan tunai dari pemerintah terhitung sejak dimulai kebijakan pemerintah diberlakukan. Dan

Alhamdulillah MTsN Sumbawa dari tahun-tahun sebelumnya diberikan jatah yang sama yaitu 250 siswa. Jatah ini sungguh luar biasa mengingat setengah dari jumlah siswa seluruhnya dapat menikmati bantuan tunai ini. Kemudian jumlah bantuan yang akan diterima oleh siswa yang sudah terdaftar adalah sejumlah 750 Ribu Rupiah yang dicairkan dalam dua semester dimana per semesternya diterima dengan besaran 375 (tiga ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) untuk masing-masing siswa untuk periode pertama terhitung dari tahun ajaran baru pada setiap tahunnya, dan untuk tahun ajaran 2016/2017 dimulai dari bulan Juli sampai Desember 2016 dan berikutnya dari Bulan Januari sampai Juni 2017.

Jadi nantinya uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu sebagian dari beberapa kebutuhan sekolah, seperti, beli baju, celana,sepatu, buku dan lain-lain. Sangat tidak dibenarkan jika uang tersebut digunakan oleh orang tua untuk keperluan rumah tangga, karena uang itu adalah hak anak-anak kita, orang tua hanya mengambil menyimpan dan membelanjakannya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukannya.

Walaupun secara simbolis orang tua yang mengambil bantuan tersebut dari Bank, namun yang tertulis pada buku rekening adalah nama anak itu sendiri. Dalam kesempatan yang sama Suryanto, S.Ag wakil komite madrasah juga memberikan sambutan sekaligus memperjelas beberapa aturan yang sudah diberlakukan di madrasah sekaligus mengajak suluruh wali murid untuk berperan aktif dalam memajukan madrasah dengan cara mendukung semua kegiatan ekstrakurikuler seperti MTs mengaji, pembinaan sains, olah raga, pramuka,PMR dan kegiatan-kegiatan lainnya. Dengan keterlibatan kita semua Insyaallah keberhasilan itu akan bisa kita wujudkan. Keberhasilan mereka adalah keberhasilan kita semua, keberhasilan mereka adalah kesuksesan kita juga tandasnya.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan