logoblog

Cari

Eksistensi Mahasiswa Sebagai Agent Of Change Part III

Eksistensi Mahasiswa Sebagai Agent Of Change Part III

Mahasiswa adalah sekelompok orang yang diharapkan oleh masyarakat bisa membawa perubahan baik internal maupun eksternal, jasmani maupun rohani karena mahasiswa adalah

Pendidikan

Abdul Khalik
Oleh Abdul Khalik
24 September, 2016 21:33:19
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 15662 Kali

Mahasiswa adalah sekelompok orang yang diharapkan oleh masyarakat bisa membawa perubahan baik internal maupun eksternal, jasmani maupun rohani karena mahasiswa adalah kaum terpelajar yang merupakan calon pemimpin masa depan, sehingga mahasiswa diharapkan mampu menjadi agent of social control di dalam kehidupan bermasyarakat dengan segala kelebihan dan ilmu yang dimilikinya.

Sejarah mencatat peran mahasiswa dalam fungsinya sebagai agent of change dan social control dalam kehidupan bermasyarakat, menempatkan mahasiswa sebagai basis intelektual menuju masa depan yang cerah. Peran mahasiswa yang realistis dalam berbangsa dan bernegara telah terukir dalam sejarah Indonesia. Terlepas dari semua itu Mahasiswa sebagai mata air yang mengaplikasikan paradigma kampus sebagai center of excellence (Pusat Keunggulan), sehingga tanggung jawab mahasiswa di tengah masyarakat selalu dipertanyakan. Sebagai mata air yang mengaliri sungai dengan basis intelektualnya, mahasiswa dihadapkan dengan dinamika masyarakat. Tak ubahnya sebuah negara mahasiswa pun sebagai student governance (Pemerintahan Mahasiswa) dengan organisasi baik internal maupun external mahasiswa mampu beridiri diatas kaki sendiri. Kesemuanya itu merupakan pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat yang sesuai dengan fungsi-fungsinya.

Mahasiswa berperan dalam melakukan kontrol ketika melihat adanya gejala yang tidak beres di tengah-tengah masyarakat. Mahasiswa yang akan mengontrol perilaku pemerintah yang bertentangan dengan Undang-undang dan merugikan masyarakat. Kontrol yang dilakukan oleh mahasiswa bisa saja dalam bentuk demonstrasi. Selama ini orang berpandangan negatif terhadap mahasiswa yang melakukan demo. Padahal demo yang dilakukan oleh mahasiswa itu hanya semata-mata untuk membela kepentingan rakyat. Siapa lagi yang akan membela dan menjadi garda terdepan dalam pergerakan untuk rakyat kalau bukan mahasiswa yang notabene juga berasal dari rakyat. Tentunya demo yang dilakukan oleh mahasiswa harus mengindahkan norma-norma yang ada sehingga demo dapat berjalan dengan tertib dan damai. Selain dengan demonstrasi, mahasiswa juga dapat melakukan kontrol sosialnya dengan jalan diskusi dan melakukan kajian. Namun cara seperti apa yang tepat untuk melakukan kontrol sosial, itu dikembalikan kepada diri masing-masing mahasiswa.

Dalam melakukan pengontrolan kebijakan pemerintah untuk membela hak rakyat ini mahasiswa dapat melakukannya dengan banyak pilihan cara, salah satunya adalah dengan pendekatan dengan para elit pemerintah.

Sedang pengontrolan di dalam masyarakat mahasiswa bisa memilih untuk melakukan pendekatan emosional kepada setiap personal untuk memudahkan melakukan pengontrolan atau pengaturan untuk kehidupan yang jauh lebih baik yang tepat atau sesuai dengan norma, baik norma agama maupun norma adat istiadat. Karena biasanya dengan mengandalkan kedekatan emosional ini, kita akan dapat lebih mudah untuk didengarkan.

 

Baca Juga :


Kami peserta K2N Montong Beter melakukan pendekatan emosional dengan cara mengikuti segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak pemerintah maupun pemuda dan juga masyarakat seperti kegiatan pawai menyambut hari ulang tahun Indonesia, Posyandu, menghadiri hajatan warga dan kegiatan-kegiatan lain yang ada di desa ini. Sehingga kami merasakan kemudahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi untuk menciptakan masyarakat yang lebih bermutu dan lebih maju untuk Indonesia yang lebih baik.

   



 
Abdul Khalik

Abdul Khalik

Mahasiswa jurusan Teknik Informatika di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Syaikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan