logoblog

Cari

EKSISTENSI MAHASISWA SEBAGAI AGENT OF CHANGE PART I

EKSISTENSI MAHASISWA SEBAGAI AGENT OF CHANGE PART I

Jum'at, 21 Dzulhijjah 1437 H / 23 September 2016 M Mahasiswa merupakan entitas penting di dalam kehidupan kampus. Sejumlah predikat barupun disematkan

Pendidikan

Abdul Khalik
Oleh Abdul Khalik
23 September, 2016 23:13:57
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 11142 Kali

Jum'at, 21 Dzulhijjah 1437 H / 23 September 2016 M

Mahasiswa merupakan entitas penting di dalam kehidupan kampus. Sejumlah predikat barupun disematkan kepada Mahasiswa, mulai dari kaum intelektual, kaum terdidik bahkan sebagai agen perubahan.Predikat yang disandang tersebut menunjukkan bahwa peran mahasiswa sangat penting dalam melahirkan perubahan. sejarah mencatat bahwa mahasiswa sebagai kaum muda merupakan pelopor perubahan. Hal itu dibuktikan oleh para mahasiswa dan juga pemuda dari masa lampau hingga saat ini, di mana para kaum intelek ini berjuang untuk kemerdekaan dan berjuang untuk rakyat yang kebingungan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah dewasa ini.

Banyak kalangan yang memberikan persepsi berbeda mengenai pengertian mahasiswa. Ada yang mengatakan mahasiswa adalah agen perubahan, mahasiswa adalah kaum intelektual yang memiliki ilmu yang tinggi. Terlepas dari itu semua mahasiswa itu adalah unit bagian dari masyarakat yang harus memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat dengan berbagai karyanya. Mahasiswa lahir dari masyarakat dan sudah sepatutnya mahasiswa berperan aktif di dalam membela kepentingan masyarakat untuk kemajuan bangsa ini.

Mahasiswa tidak sepatutnya hanya sekadar menuntut ilmu dan mencari IP setinggi-tingginya tetapi melupakan perannya yang signifikan dalam membangun bangsa ini.

Aktivitas yang dilakukan mahasiswa seharusnya tidak hanya belajar memahami mata kuliah yang diajarkan dosen dan mengerjakan tugas kuliah tetapi mahasiswa harus berkontribusi nyata dalam membela kebutuhan rakyat. Karena mahasiswa adalah salah satu unsur terpenting dalam pembangunan bangsa. Peranan mahasiswa menjadi sangat penting karena mahasiswa adalah kelompok yang idealis yang terlepas dari pengaruh pihak manapun. Idealisme yang dimiliki mahasiswa membuatnya semangat melakukan perjuangan terhadap kebenaran yang dia yakini.

Mahasiswa berperan di dalam melakukan perubahan terhadap kondisi bangsa. Sungguh ironi memang Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alam yang dimilikinya tetapi untuk mensejahterakan kehidupan rakyat saja, negara ini belum mampu untuk melakukannya. Untuk itu mahasiswa sebagai agent of change diharapkan dapat membuat perubahan terhadap bangsa ini.

Peranan Mahasiswa sebagai agen perubahan harus dilakukan dalam segala aspek, terutama dalam bidang pendidikan untuk mencerdaskan generasi bangsa yang notabenenya sebagai harapan bangsa.

 

Baca Juga :


Sumber daya alam yang dimiliki negeri kita adalah sumber daya alam terkaya, namun minimnya sumber daya manusia membuat sumber daya alam tersebut seolah hanya sebuah sumber daya yang manfaatnya tidak bisa didapatkan. Oleh sebab itu, peran Mahasiswa sangat diharapkan benar-benar mampu membawa perubahan untuk bangsa kita yang tercinta. Mencerdaskan bangsa bukan hanya dilakukan untuk orang yang mampu, bukan hanya untuk orang yang ada diperkotaan akan tetapi pengabdian mahasiswa harus merata ke desa-desa, kampong-kampung dan juga perkotaan dan tidak mengenali batasan umur. Ketika pemerataan pendidikan tidak bisa dijamin atau hanya dijanjikan oleh pemerintah namun jauh dari kata terealisasi di sanalah peranan mahasiswa memberikan pengabdian yang sesungguhnya kepada semua kalangan masyarakat.

Menyadari pentingnya hal tersebut, kami peserta Kuliah Kerja Nyata (K2N) STMIK Syaikh Zainuddin NW Anjani yang berlokasi di desa Montong Beter mencoba memberikan pengabdian kami kepada masyarakat dengan menyusun program kerja yang diberi nama program kerja “Mahasiswa STMIK Mengajar”. Program ini kami niatkan untuk membantu desa memberikan pendidikan secara merata kepada semua kalangan. Pada program kerja ini kami menyentuh semua jengjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Umum dan juga kami tujukan utnuk masyarakat secara umum.

 Adapun jenis pengajaran yang kami berikan utamanya adalah yang berkaitan denga jurusan kami di perguruan tinggi yaitu memperdalam masalah teknologi. Di mana pada zaman ini, kita tidak bisa memungkiri pentingnya teknologi, karena pada teknologi kita bisa mendapatkan segalanya dan dengan teknologi kita bisa mempermudah kehidupan kita.

Namun bukan hanya pembelajaran tentang teknologi, kami juga memberikan pengajaran spiritual berupa pengajaran keagamaan di TPQ-TPQ yang ada di desa Montong Beter, baik pembelajaran pembacaan Al-qur’an dan pelatihan-pelatihan keagamaan untuk membentengi para generasi penerus bangsa dari keterpurukan mental dan iman yang bisa membuat bangsa ini semakin tertinggal.

 



 
Abdul Khalik

Abdul Khalik

Mahasiswa jurusan Teknik Informatika di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Syaikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan