logoblog

Cari

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di KLU

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di KLU

KM MONGGO RUNGGU - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB, H. M. Syafrudin, ST, MM (HMS), Senin (29/8) kemarin mendatangi

Pendidikan

KM Monggo Runggu
Oleh KM Monggo Runggu
29 Agustus, 2016 19:30:11
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 12920 Kali

KM MONGGO RUNGGU - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB, H. M. Syafrudin, ST, MM (HMS), Senin (29/8) kemarin mendatangi Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Di desa di pinggir hutan itu, HMS menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Dalam kunjungannya, HMS didampingi Sekretaris DPD PAN KLU yang juga Anggota DPRD KLU, Sainur.

Melalui kegiatan itu, HMS tidak saja berkesempatan menyampaikan sosialisasi menyangkut Pancasila, UUD 1945, NKRI maupun Bhineka Tunggal Ika. Lebih dari itu, HMS juga bisa menyapa masyarakat di Salut yang terakhir dikunjunginya delapan tahun lalu. Ratusan penduduk Salut, hadir dalam kegiatan bersama HMS tersebut.

Kepala Desa Salut, Hartono, menyampaikan apresiasi secara pribadi maupun secara kelembagaan kepada HMS yang berkenan meluangkan waktunya untuk menyapa warga desanya.

“Bagi kami adalah kehormatan bisa bertemu langsung anggota dewan. Kami bisa berkomunikasi menyangkut banyak hal yang bisa kami lakukan. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir sepertinya tidak ada anggota DPR RI yang mengunjungi kami,” ujarnya.

Menurut Hartono, desanya saat ini masih berhadapan dengan sejumlah persoalan mendasar. Yaitu, fasilitas infrastruktur dasar seperti air bersih, jalan dan infrastruktur lainnya.

Ketua Yayasan Nurul Ihsan Salut, Karianom menilai kunjungan HMS ini membuktikan komitmennya untuk selalu dekat dengan rakyat yang diwakilinya. “Karena dari Anggota DPR RI yang ada, hanya beliau yang mau menyambangi dan mau membantu kita di desa ini. Makanya kita undang tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk sosialisasi ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, HMS menerangkan bahwa sosialisasi empat pilar di Salut digelar untuk saling berbagi pengetahuan menyangkut Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Bagi HMS, kemajuan zaman yang disertai semakin derasnya arus informasi harus diimbangi dengan penguatan aspek ideologi dan pilar-pilar bangsa Indonesia. “Masyarakat harus siap menerima perubahan. Tapi tentu tidak semuanya harus berubah. Makanya dibutuhkan filter untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat, tanpa harus terbawa arus begitu saja,” ujarnya.

HMS menggarisbawahi aspirasi masyarakat Salut yang memperjuangkan agar para guru honorer di desa setempat bisa memperoleh tambahan penghasilan. Sebab, sejauh ini dari sekian banyak guru di Salut, hanya satu orang yang berstatus PNS. Sementara, guru lainnya masih berstatus non PNS.

 

Baca Juga :


“Bayangkan kalau mereka tidak bisa atau tidak maksimal mengajar, tentu yang akan menjadi korban adalah para peserta didik di Salut. Ini yang sudah saya sampaikan ke Pemda. Insha Allah pemda akan menindaklanjuti aspirasi ini,” ujarnya.

HMS juga tak menampik jika aktivitasnya yang kerap bersentuhan dengan masyarakat ini mulai membuat ia digadang masuk dalam bursa pencalonan di Pilkada 2018.

Terkait ini, HMS menegaskan bahwa sejauh ini di internal PAN memang sudah mulai merespon gejala ini dengan mempersiapkan kader-kadernya untuk tampil di Pilkada.

Kader yang disiapkan bisa saja ditampilkan di posisi calon gubernur ataupun calon wakil gubernur. Soal Pilkada NTB, HMS menegaskan pihaknya akan menyikapi momentum yang ada saat ini sebagai peluang untuk membangun komunikasi dengan aktor politik lainnya.

HMS menilai, PAN memiliki posisi tawar yang cukup baik. Posisi tawar ini diharapkan bisa dipakai untuk mendorong kader-kader terbaik PAN tampil di ajang suksesi kepemimpinan ini.

Namun, HMS menegaskan sejauh ini DPP PAN baru sebatas memilah-milah nama yang sudah mencuat.

Lalu bagaimana HMS menanggapi peluangnya untuk diusung? “Kalau saya sendiri, sebagai kader, tentu saya mengikuti arahan partai. Saya kira semua kader partai akan bersikap begitu. Jadi kita tunggu saja, kita biarkan seperti air mengalir,” pungkasnya. (RIS) -01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan