logoblog

Cari

Masalah Sertifikasi Guru tak Berujung

Masalah Sertifikasi Guru tak Berujung

KM Sambang Kampung- Perubahan-perubahan dalam proses pembayaran Sertifikasi Guru membuat banyak guru yang terhambat pembayaran sertifikasinya. Pembayaran  Tunjangan Profesional Guru (TPG)

Pendidikan

KM. Sambang Kampung
Oleh KM. Sambang Kampung
26 Mei, 2016 11:40:43
Pendidikan
Komentar: 1
Dibaca: 19181 Kali

KM Sambang Kampung- Perubahan-perubahan dalam proses pembayaran Sertifikasi Guru membuat banyak guru yang terhambat pembayaran sertifikasinya. Pembayaran  Tunjangan Profesional Guru (TPG) tahap pertama masih banyak menyisakan masalah. Masalah-masalah ini menjadi perdebatan panjang antara pemateri dengan peserta Pelatihan Kurikulum K13 di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan NTB Mataram.

Keluh kesah para guru ini disebabkan oleh system yang digunakan untuk menentukan layak tidaknya tunjangan sertifikasi ini dibayar. System yang dipergunakan saat ini adalah Dapodikmen (Data Pokok Pendidikan Menengah). Sebelumnya pada saat pengajuan tunjangan Profesi Guru ini diajukan dengan system manual tidak terlalu banyak masalah.

Masalah ini timbul karena kode mata pelajaran yang diajarkan tidak sesuai  atau tidak linier dengan sertifikasi yang dimiliki. Hal ini timbul karena mata pelajaran disekolah tempatnya mengajar tidak ada mata pelajaran yang sesuai atau linier dengan sertifikasi guru tersebut. Hal ini di kemukakan oleh Kadir Afan Alaydurus , S.Pd.  salah satu contoh di sekolah tempatnya mengajar yaitu SMK Negeri 1 Sambelia di Lombok Timur  bahwa ada seorang guru yang memiliki sertifikasi mata pelajaran ekonomi ekonomi namun di SMK Negeri 1 Sambelia tidak ada mata pelajaran ekonomi karena program studi yang ada adalah multimedia, Teknik Komputer Jaringan, dan Sepeda motor sehingga guru tersebut mengajarkan Kewirausahaan, dengan demikian system yang didapadik mengangap ini adalan tidak linier. Masih banyak masalah lain yang terjadi akibat perubahan system ini.

 

Baca Juga :


Berdasarkan  hal tersebut pemerintah juga harus menempatkan guru pada sekolah yang sesuai dengan sertifikasinya sehingga tidak merugikan guru. Masalah ini juga akan berimbas pada kinerja guru karena akan sering meninggalkan sekolah hanya untuk mengurus pembayaran TPG. Disamping itu pula guru yang dianggap tidak linier minta untuk dipindahkan ke sekolah yang sesuai dengan sertifikasinya.  Pemerintah harus mengkaji kembali system yang digunakan saat ini untuk membayar TPG.  Semoga pemerintah segera mengambil tidakan untuk membantu guru menyelesaikan pembayaran TPG sehingga guru yang sampai saat ini belum menerima TPG tidak dirugikan hanya karena system. (Uyik)



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    26 Mei, 2016

    Pemerintah harus lebih cerdas menangani managemen sertifikasi guru, jangan samapai merugikan guru-guru lain......


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan