logoblog

Cari

UN Bukan Lagi "Momok" Bagi Siswa

UN Bukan Lagi

KM Nggusuwaru - Ujian Nasional (UN) kini tidak lagi menjadi unsur kelulusan siswa. Kebijakan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor

Pendidikan

KM Nggusu Waru
Oleh KM Nggusu Waru
16 Maret, 2015 21:17:14
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 14362 Kali

KM Nggusuwaru - Ujian Nasional (UN) kini tidak lagi menjadi unsur kelulusan siswa. Kebijakan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 pasal 68, tentang UN, saat ini sedang dalam proses perubahan, untuk melegalkan bahwa UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Namun, meski begitu UN tetap dilaksanakan. 

Kenapa UN tetap dilaksanakam? Menurut Kepala Dinas Dikpora Provinsi NTB, Dr Rosiady Sayuti, sesuai dengan isi pasal 68 PP tersebut UN tetap dipertahankan karena memiliki tiga fungsi lain. Yakni UN sebagai alat untuk pemetaan mutu program satuan pendidikan, sebagai dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, dan sebagai dasar untuk membina dan membantu satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. "Pelaksanaan UN dengan biaya luar biasa, tetap ada manfaatnya. Bahkan ke depan UN ini akan diupayakan mendapatkan pengakuan internasional, yang nilainya kemudian dapat dipergunakan untuk masuk perguruan tinggi di luar negeri," jelas Dr Rosiady saat sosialisasi UN di SMN 1 Kota Bima, Senin 16 Maret 2015. Kegiatan dihadiri seluruh Kepala Sekolah dan pejabat Dinas Dikpora Kota Bima.

Dr Rosiadi mengatakan perubahan mendasar yang dilakukan Presiden Jokowi terkait UN, diharapkan berdampak positif terhadap upaya untuk meningkatkan kuailitas pendidikan di Indonesia. "Pada saat yang sama UN diharapkan menjadi barometer berkelas internasional yang nilainya diakui.secara internasional," kata Dr Rosiady. "Jumlah peserta UN kita terbesar keempat di dunia. Kata Pak Menteri Diknas, sehingga kita harus berjuang agar nilai UN dapat diakui oleh lembaga-lembaga pendidikan tingkat dunia," katanya lagi.

Dr Rosiady menjelaskan, maksud nilai UN tinggi agar siswa yang bersangkutan dapat diterima tanpa tes lagi di perguruan tinggi terkemuka di dunia. Kata Menteri Dikbud, lanjut dia, untuk mencapai hal itu UN yang kita laksanakan kredibel atau tidak. "Menurut para ahli evaluasi pendidikan, tidaklah sulit untuk mengukur tingkat aksesibilitas UN tersebut," ujar Dr Rosiady. (AL) - 05

 

Baca Juga :


 

 



 
KM Nggusu Waru

KM Nggusu Waru

KM Nggusuwaru: Komunitas Kampung Media Kota Bima. Alamat: Jalan Poros, Kelurahan Tanjung - Kota Bima. Koordinator: Yudha Tudiansyah. email : yudhadiansyah@yahoo.com, Kontak Person: 082 339 810 123 - 081 735 7641

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan