logoblog

Cari

Tingkatkan Kualitas Guru dan Peserta Didik

Tingkatkan Kualitas  Guru dan Peserta Didik

Tujuan akhir sebuah pembelajaran atau pendidikan yakni meningkatnya kualitas pendidik (guru) dan peserta didik yang lebih baik. Dan itu akan terwujud

Pendidikan

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
30 Januari, 2015 09:39:16
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 9489 Kali

Tujuan akhir sebuah pembelajaran atau pendidikan yakni meningkatnya kualitas pendidik (guru) dan peserta didik yang lebih baik. Dan itu akan terwujud apabila peserta didik tidak hanya belajar di sekolah tetapi juga di keluarga dan masyarakat. Waktu yang baik bagi peserta didik dalam sehari semalam adalah menjadi 8 jam di sekolah, 8 jam di keluarga dan 8 jam di masyarakat. Oleh karena itu, baik pendidik, maupun keluarga, harus mampu memberikan motivasi bagi peserta didik untuk betul-betul mau belajar dan menggali potensinya terlebih dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun 2015 ini.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Lombok Barat, DR. H. Zaini Arony ketika membuka Rakor Kepala Sekolah se-Lobar belum lama ini di aula Kantor Bupati setempat. Bupati menambahkan, selain ada orang hebat, ada juga orang tidak hebat, mengapa selain ada orang sukses ada juga orang gagal, jawabannya karena ketidakmampuan untuk mengelola potensi yang dimiliki.

Bupati menegaskan, bahwa salah satu isu pendidikan yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan saat ini adalah kurikulum yaitu dengan ditundanya penerapan Kurikulum 2013 dan kembali ke KTSP 2006. “Kepala sekolah jadi galau dan bingung karena tidak hanya menyangkut pendidikan politik tapi juga menyangkut politik pendidikan,” jelas Zaini.

Pendidikan, kata bupati, artinya masa depan yaitu bagaimana supaya pendidikan mampu membuat asumsi-asumsi dan ekstrapolasi sejarah tentang masa depan bangsa ini. Pendidikan, selain guru dan siswa, juga perlu adanya kurikulum, yaitu perangkat perjalanan pembelajaran dengan tujuan akhir mewujudkan tujuan pendidikan yang berkualitas.
Namun demikian, sambung bupati, bagaimanapun baik dan sempurnanya kurikulum dengan siswa/siswi selaku subjek sekaligus obyek pendidikan, tetap peran kepala sekolah dan guru yang akan bisa mengantarkan anak didik ke arah kedewasaan. Jika kurikulum tidak bisa dilaksanakan dengan baik maka pedagogic, akademis dan psikologis pendidikan tidak bisa dilaksanakan, maka di sinilah peran kepala sekolah dan guru.

Yang menarik disampaikan bupati adalah dua istilah penting guru kepala dan kepala sekolah. Guru kepala, menurut bupati, menyangkut tugas kurikulum sedangkan kepala sekolah menyangkut hal yang bersifat managerial. “Kalau kepala sekolah ikut proyek maka peran managerialnya menjadi terabaikan, maka perlu peran kepala sekolah direvitalisasi,” tekan Bupati.

Sementara itu Kadis. Dikpora Lobar, H. Ilham, S.Pd, M.Pd melaporkan Rakor ini diikuti seluruh kepala sekolah (kasek) Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tingkat Kabupaten Lobar di Aula Utama, Rabu (28/1). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lobar, H. Ilham, S.Pd., M.Pd. dalam laporannya menyampaikan sasaran raker kasek ini meliputi 563 orang. Terdiri dari 12 Kepala TK Negeri, 339 Kepala SD Negeri, 41 Kepala SMP Negeri, 14 orang Kepala SMA Negeri, 14 Kepala SMK Negeri, 63 Pengawas TK/SD, 13 Pengawas Mapel SMP, 12 Pengawas Mapel SMA, 11 Pengawas maple SMK, 21 Penilik, 9 Kasi dan 14 UPT/UPTD. “Tujuan rapat kerja ini pertama menyatukan visi dan misi dalam meningkatkan pendidikan di Kabupaten Lombok Barat, kedua, memberikan informasi-informasi terbaru tentang perkembangan pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Lombok Barat terutama Kurikulum 2013,” ujar Ilham.

Beberapa narasumber yang mengisi raker tersebut yaitu Bupati Lobar, Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Ramon Mohandas, Ph.D., Kepala Kantor Aset Daerah, dan lain-lain. Adapun materi-materi yang akan disampaikan yaitu implementasi Kurikulum 2013 dan 2006, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015, Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pengelolaan Aset Daerah. Hasil yang diharapkan yaitu terwujudnya kesamaan visi dan misi menuju pendidikan yang unggul. (Wardi) - 05

 

Baca Juga :


 

 

 

 

 



 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan