logoblog

Cari

Seminar Nasional Pendidikan Sains 2015

Seminar Nasional Pendidikan Sains 2015

Ketika mengikuti Seminar nasional Pembelajaran dan Penilaian Sains sesuai Tuntutan Kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh program studi Sains pasca sarjana S2

Pendidikan

ernawati
Oleh ernawati
25 Januari, 2015 11:24:19
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 14093 Kali

Ketika mengikuti Seminar nasional Pembelajaran dan Penilaian Sains sesuai Tuntutan Kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh program studi Sains pasca sarjana S2 dan S3 Universitas Negeri Surabaya dan bertempat di gedung k.10 kampus pasca sarjana Universitas Negeri Surabaya pada hari Sabtu, 24 Januari 2015, yang diikuti oleh beberapa kalangan guru, dosen, dan pemerhati pendidikan  yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan jumlah peserta mencapai 450 orang, penulis dapat lebih tahu tentang kurikulum 2013. Seminar nasional ini mengundang Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh DEA sebagai penggagas utama kurikulum 2013 dan Prof. Dr. Muchlas Samani sebagai penggagas Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai pembicara.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr.Ir. Mohammad Nuh DEA menyatakan keterkejutannya bahwa di akhir tahun 2014, kurikulum 2013 yang sudah dengan susah payah di gagas berakhir di masa kepemimpinan yang baru.  Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa setelah melakukan uji coba terhadap kurikulum 2013, didapatkan bahwa persoalan utama yang dialami oleh bapak ibu guru adalah dalam segi penilaian dimana dalam kurikulum 2013 terdapat penambahan nilai sikap. Selain itu juga beliau menolak jika kurikulum 2013 dikatakan membuang kurikulum 2006, menurut beliau kurikulum 2013 ini esensinya utamanya adalah  meluruskan dan menyempurnakan kurikulum 2006 dengan menambahkan penilaian pada sikap.

                Dalam seminar ini selain membahas tentang kurikulum 2013,   juga di bahas tentang fenomena yang akan terjadi beberapa tahun ke depan pada bangsa  Indonesia terutama pada usia produktif berdasarkan beberapa  hasil penelitian dan juga kemampuan Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan menjadi topik yang paling menarik. Seminar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab kepada para pembicara seputar masalah pendidikan yang ada di Indonesia. [] - 05

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan