Cari

Tutup Iklan

Renungan Akhir Tahun

Renungan Akhir Tahun

Renungan Akhir Tahun Km dayan gunung. Hari ini kita berada pada penghujung tahun 2014, artinya tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki

Pendidikan

Renungan Akhir Tahun

Renungan Akhir Tahun

KM Dayan Gunung
Oleh KM Dayan Gunung
28 Desember, 2014 18:47:16
Pendidikan
Komentar: 1
Dibaca: 2631 Kali

Renungan Akhir Tahun

Km dayan gunung. Hari ini kita berada pada penghujung tahun 2014, artinya tinggal beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun 2015. Dalam pandangan kita, kalau menghitung secara matematika, sepertinya umur kita ini bertambah satu tahun.

Kalau kemarin ada bapak-bapak kita yang berumur 64 tahun, begitu datang tahun 2015, maka umurnya akan bertambah menjadi 65 tahun. Kalau yang kemarin umurnya 50 tahun, begitu datang tahun 2015, maka umurnya bertambah menjadi 51 tahun. Ini kalau kita bicara tentang hitungan matematika yaitu hitungan kasar kita sebagai manusia.

Tetapi tidak demikian hitungannya Allah SWT, dan ini yang perlu kita camkan. Dalam hitungan Allah SWT, bila kita sampai pada tahun baru, lalu kita menghitung kemarin itu tahun 2014 dan kita masuk tahun 2015, artinya, walaupun umur kita bertambah satu tahun, tetapi jatah hidup kita akan berkurang satu tahun.

Mengapa demikian?, Karena umur kita ini sudah ditetapkan oleh Allah SWT sejak ruh ini ditiupkan kepada kita. Jadi ketika ruh kita ditiupkan oleh Allah, sudah ditentukan bahwa didunia namanya anu, umur sekian tahun, dan sakitnya ini dengan cara apa dan dimana kita meninggal dunia, semuanya sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Kita bangga kepada generasi muda kita yang mengajak mengakhiri tahun 2014 dan memasuki tahun 2015 ini tidak dengan hura-hura, mengakhiri tahun 2014 ini dengan cara kita merenungkan betapa pentingnya kita mensyukuri nikmat umur yang sudah diberikan Allah SWT. Dan tidak ada cara lain kita mensyukuri nikmat umur ini kecuali dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Umur ini adalah karunia Allah, maka apabila umur ini disia-siakan, maka akan berlaku firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya kalau engkau bersyukur atas karunia yang Aku berika kepadamu, maka akan ditambah terus nikmat-Ku. Tetapi kalau kamu tidak bersyukur atas segala karunia yang Aku berikan, maka Allah mengancam kita dengan azab yang sangat pedih. Dan inilah yang perlu kita sama-sama renungkan!

Kalau kita lihat bagaimana anak-anak muda kita memperingati tahun baru, Subhanallah. Jadi saat-saat ini, hampir seluruh pandangan mata masyarakat yang ada di dunia ini tertuju kepada bagaimana memeriahkan tahun baru ini. Di Gili Terawangan saja untuk tahun baru 2015, ada sekitar 5000 orang yang datang memperingati tahun baru di gili yang kecil itu. Apa yang dilakukan ditempat tersebut? Kalau kita lihat apa yang dilakukan, kita miris, karena bertambahnya umur kita ini seharusnya kita bersyukur kepada Allah, tetapi sebagian besar yang merayakannya dengan cara-cara yang tidak diridhai Allah SWT.

Baca Juga :


Kami pernah berjalan-jalan dengan Kapolres dari ujung barat Senggigi hingga ujung timur Lombok Utara, ternyata pada malam tahun baru itu, begitu banyak orang bahkan ribuan orang yang kita temukan anak-anak muda dan bapak-bapak. Dan menjadi catatan waktu itu adalah hampir tidak ada seorangpun yang ada ditempat tersebut yang tidak berpasangan, dan kita tidak tahu apakah itu pasangan resmi atau tidak resmi. Mulai dari anak-anak sekolah hingga mahasiswa tumpah dipinggir jalan.

Dalam kerumunan banyak orang tersebut, ada satu yang tidak kita lihat yaitu orangtua yang mencari anaknya. Tidak ada satupun yang kita lihat orangtua yang kebingungan mencari anaknya, dan ternyata semua berjalan aman-aman saja. Dan dalam kesempatan ini selaku orang tua kita berharap, silahkan barangkali anak-anak kita mau memeriahkan tahun baru, tetapi selaku orang tua harus mendampinginya.

Di KLU angka kecelakaan lalu lintas cukup tinggi, termasuk angka warga yang mengidap penyait HIV AIDS yaitu mencapai 27 orang. Sekarang ini yang sedang dites 114 orang, dan yang sudah pasti mengidap penyakit HIV AIDS di KLU 27 orang.

Mudah-mudahan kita masih punya akal sehat, jiwa bersih, fikiran kritis, sehingga kita mampu menangkap fenomena dan fakta apa yang sedang terjadi sesungguhnya. Mudah mudahan pula kita masih punya kekuatan untuk bisa berkorban apa saja dari segala yang kita miliki, demi keutuhan rumah tangga dan keselamatan anak-anak kita. Aamiin. () -01

Oleh: Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH  (Wakil Bupati Lombok Utara)



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. Emank

    Emank

    05 Januari, 2015

    Mantap bang... Oya untuk berbagi, jangan lupa mampir dan memberi komentar di blog saya wwww.kampung-media.com/diarybajang. Ditunggu ya komentnya... :)


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan