logoblog

Cari

Tutup Iklan

Anak Kampung Media Itu Tampil Lagi di TV

Anak Kampung Media Itu Tampil Lagi di TV

Setelah berhasil meraih juara di Satu Indonesia Award dibidang pendidikan tahun lalu merupakan titik awal dikenalnya sosok pejuang pendidikan dari kaki

Pendidikan

Abdul Satar
Oleh Abdul Satar
22 Desember, 2014 06:20:47
Pendidikan
Komentar: 3
Dibaca: 4155 Kali

Marwan Hakim, anak Kampung Media Ryadul Falah itu kembali tampil di TV. Setelah beberapa waktu lalau tampil Metro TV dan SCTV, kemarin (20/12) ia Tampil di Trans TV dalam acara bertajuk Indonesia Pintar yang dipandu Tasya Kamila. Bagaimana Marwan Hakim bisa seperti itu? Berikut laporannya.

Setelah berhasil meraih juara di Satu Indonesia Award dibidang pendidikan tahun lalu merupakan titik awal dikenalnya sosok pejuang pendidikan dari kaki Gunung Rinjani itu kepentas Nasional, perjuangan dan pengabdiannya pun bermuah manis dan mulai dirasakan saat ini, mulai dari beberapa kali diundang sebagai pembicara untuk memberikan motivasi dalam berbagai seminar bertaraf nasional diberbagai daerah hingga ujung timur Indonesia di Provinsi Papua untuk menularkan semangat perubahan yang dia lakoni selama ini khususnya dibidang pendidikan.

Selain itu sosok pendiri Pondok Pesantren Riyadul Falah Desa Aik Prape itu sudah beberapa kali tampil di televisi nasional, dan tidak tanggu-tanggung tapilnya pun di acara yang memang sangat populer, mulai dari acara Kick Andy Metro TV hingga beberapa kali muncul di SCTV karena menjadi salah satu nominasi SCTV Award 2014. Sungguh ini menjadi berkah bagi Marwan pemuda desa sangat sederhana yang tidak pernah mengubah penampilannya sejak dulu meski sekarang sudah menjadi tokoh dan Pimpinan Pondok pesantren serta sudah populer di tingkat Nasional.

Berawal dari sms yang dia kirim ke kami pertengahan Oktober lalu yang mengabarkan bahwa dirinya saat ini mendapat kehormatan dikunjungi oleh kru Trans TV yang akan mengangkat sekolah yang dia dirikan dalam sebuah acara yang tayang setiap sabtu siang di Trans TV yaitu Indonesia Pintar dengan Host Tasya Kamila, dan sabtu siang 20 desember 2014 selesai sholat Zohor Marwan pun kembali menghubungi saya via telpon dan mengabarkan jika wajah Madrasah Ibtida’iyah Riyadul Falah yang dia pimpin akan tampil diacara Indonesia Pintar pada jam 14.30 Wita di Trans TV.

Diawal acara terlihat Ust Marwan Hakim dengan tampilan apa adanya memberikan penjelasan mengenai kondisi desa Aik Prape dari sisi pendidikan terutama kondisi dusun Bornong sebuah dusun di desa Aik Prape yang menjadi tempat  kelas jauh Madrasah Ibtida’iyah Riyadul Falah, dengan jarah lebih dari 5 KM dari Kantor Desa Aik Prape dengan kondisi jalan tanah berlubang dan menanjak kerena letak dusun Bornong itu berbatasan langsung dengan kawasan hutan Gunung rinjani.

Menurut cerita Marwan yang kami hubungi melalui telpon selulernya bahwa saat proses shuting pertengahan Oktober lalu sang presenter Tasya Kamila sempat  mengeluh ditengah perjalanan dan ingin kembali disebabkan jalan terjal dan sempit hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, “namun dengan semangat yang terus kami berikan kepada mereka akhirnya sampai juga”. Kata Alumni  Pondok Pesantren NU Darul Falah Mataram yang  juga Koordinator Kampung Media Riyadul Falah itu.

Setelah melihat tanyangan tersebut, miris rasanya  karena ternyata masih ada kondisi sekolah di daerah ini yang begitu sangat memprihatinkan, kelas jauh MI Riyadul Falah di dusun Bornong itu sudah mulai dibuka oleh Marwan sejak tahun 2012 dan ada 25 siswa yang belajar disana tampa ada ruang kelas apalagi fasilitas penunjang lainnya, setiap hari mereka mereka harus belajar dialam terbuka beralaskan tanah, pohon kayu disekitarnya terkadang berpungsi sebagai kursi sandaran bagi anak-anak tersebut disaat rasa lelah mulai menghinggapi, birunya langit menjadi atap yang indah bagi mereka saat mentengadahkan kepala  saat proses belajar mengajar dilangsungkan.

 

Baca Juga :


Dan yang tidak bisa terbayangkan adalah baimana perjuangan empat orang guru kelas jauh tersebut, keempatnya berasal bukan dari dusun Bornong dan setiap hari mereka harus pulang pergi untuk mengabdikan diri mereka agar keduapuluh lima siswa kelas jauh tersebut tidak ketinggalan pelajaran dan bisa merasakan pendidikan layaknya anak-anak yang lain. “meski honor mereka seadanya, namun honor dari Allah yang diharapkan oleh guru-guru disini”, kata Syaiful Yazid Wakil Ketua Yayasan Riyadul Falah.

Kondisi masyarakt dusun Bornong yang berjumlah 42 Kepala Keluarga juga sangat memprihatinkan, bukan hanya dari sisi pendidikan saja namun kebutuhan dasar yang lainnya pun masih sangat jauh dari standar, seperti ketersediaan air bersih, untuk mandi saja warga dusun bornong harus menggunakan tampungan air hujan selama 4 bulan dengan warna yang sudah membiru dan untuk menuju lokasi penampungan air hujan pun masyarakat harus menempuh jarak sejauh 2 Km.

Meski demikian terlihat wajah riang germbira dari anak-anak Bornong saat menenggelamkan tubuh mereka di kolam penampungan air hujan tersebut, tampa pernah terpikir air yang sudah berwarna biri itu masih layak digunakan atau tidak, sementara untuk kebutuhan minum masyarakat disana memanfaatkan air Gunung Rinjani yang dialirkan melalui pipa keci ukuran setengan inci dengan jarak 7 KM, dan terlihat air yang keluar setitik demi setitik  dari ujung pipa ditampung dengan sabar oleh penduduk disana.

Dan kru Indonesia Pintar berinisiatif untuk memperbaiki saluran pipa air minum milik warga dengan menggatikan pipa yang bagus dan lebih besar sehingga terlihat diakhir acara warga dusun Bornong bersujud syukur karena air mengalir lebih besar dan lancar dari sebelumnya. (Abdul Satar) - 01



 

Artikel Terkait

3 KOMENTAR

  1. Abdul Satar

    Abdul Satar

    23 Desember, 2014

    tidak pernah terbayangkan anak kumal dan jarang mandi semasa dipesantren dulu bisa jadi seperti sekarang ini, namun yg tidak pernah berubah dr seorang marwan hakim adalah semangan dan pantang menyerah untuk sebuah perubahan.


  • KIM. Tembe Nggoli

    KIM. Tembe Nggoli

    23 Desember, 2014

    Tokoh Baru Pendidikan Dari NTB untuk Indonesia Marwan Hakim patut mendapat penghargaan luar biasa


  • KM Kaula

    KM Kaula

    22 Desember, 2014

    marwan Hakim, memang patut diberi penghargaan luar biasa.


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan