logoblog

Cari

Tutup Iklan

LPTQ KLU Gelar Rakerda Ke- IV

LPTQ KLU Gelar Rakerda Ke- IV

LPTQ KLU Gelar Rakerda Ke- IV   Km dayan gunung. Dalam rangka membumikan Al-Qur’an di Gumi “Tioq Tata Tunaq”, dan menciptakan kualitas umat

Pendidikan

KM Dayan Gunung
Oleh KM Dayan Gunung
17 Desember, 2014 13:41:29
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 6769 Kali

Km dayan gunung. Dalam rangka membumikan Al-Qur’an di Gumi “Tioq Tata Tunaq”, dan menciptakan kualitas umat di tengah-tengah kehidupan yang serba tidak menentu dewasa ini, maka Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Utara, bertempat di aula Kantor Bupati KLU menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke 4, Selasa (16/12).

Hadir dalam Rakerda tersebut, Sekretaris Daerah (Ketua LPTQ ) Drs H.Suardi,MH, Anggota Bidang Litbang LPTQ Provinsi NTB Dr.H.Muhsin Efendi,MA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara Dr. H. Muallip,M.Pd, Kabag Kesra Muhammad,S.Pd, para Camat, Pengurus LPTQ Kabupaten dan Kecamatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Drs H.Suardi,MH dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka memperingati Bulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dimana dalam setiap perayaannya selalu di selenggarakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk tingkat Desa, tingkat Kecamatan dan MTQ tingkat Kabupaten Lombok Utara. “Terkait dengan itu, maka hari ini kita laksanakan Rakerda yang ke-4 bagi seluruh pengurus LPTQ Kabupaten Lombok Utara,”kata Sekda yang juga Ketua LPTQ KLU ini.

Dikatakan, penyelenggaraan Rakerda ke-4 LPTQ Kabupaten Lombok Utara Tahun 2014 ini dimaksudkan, agar persiapan MTQ disemua level dapat diketahui secara menyeluruh tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan perencanaan, penerapan, dan pelaksanaan kegiatan yang tentunya nanti akan menjadi petunjuk bagi seluruh panitia dalam melaksanakan tugas. Termasuk yang berkaitan dengan Program Kerja LPTQ Kabupaten Lombok Utara Masa Bhakti 2011-2015.

“Oleh karena itu, sebagaimana tugas LPTQ Kabupaten Lombok Utara, seperti, merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, dan mengkoordinasikan langkah-langkah strategis untuk pelaksanaan MTQ, maka pada hari ini kita melaksanakan pertemuan guna membahas berbagai hal menyangkut persiapan-persiapan masing-masing seksi sebagai bahan masukan untuk kita tindak lanjuti dan laksanakan sesuai tugas pokok di masing-masing SKPD,”tandasnya.

Kepada seluruh peserta Rakerda, Sekda menegaskan, kepada SKPD dan pengurus LPTQ, baik yang ada di level Kabupaten maupun yang ada dilevel Kecamatan dan Desa, yang telah diberi kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan ini supaya melakukan perencanaan dan pengorganisasian secara matang, sehingga apa yang di kerjakan dapat terlaksana sesuai waktu yang tersedia.

Sementara itu, dalam Rakerda LPTQ ke 4 tingkat Kabupaten Lombok Utara ini, LPTQ KLU juga menghadirkan dua orang narasumber, yakni dari Kantor Kementerian Agama KLU Dr. H. Muallip,M.Pd membawakan materi Kebijakan Kemenag Dalam Pengembangan LPTQ di Kabupaten Lombok Utara dan narasumber dari Bidang Litbang LPTQ Provinsi NTB Dr.H.Muhsin Efendi,MA. Membawakan materi Dari LPTQ menuju Masyarakat Qur’any.

Dalam pemaparan materinya Dr. H. Muallip,M.Pd mengatakan, tujuan Kelembagaan LPTQ di Kabupaten Lombok Utara ini ada adalah sebagai sarana mewujudkan masyarakat Qur’any yaitu masyarakat beramalan sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an. “Tujuan tersebut dapat dicapai salah satunya dengan cara mengadakan MTQ,”katanya.

 

Baca Juga :


Disebutkan Muallip, pertimbangan dalam peningkatan eksistensi LPTQ, diantaranya, Mayoritas umat Islam di Lombok Utara memiliki tanggungjawab dalam membudayakan al-Qur’an, diamana tanggungjawab tersebut bukan hanya bersifat moralitas semata, melainkan harus mendapatkan dukungan struktural yang kuat.

Sedangkan narasumber dari Litbang LPTQ Provinsi NTB Dr.H.Muhsin Efendi,MA lebih menekankan kepada pembinaan Manajemen Program dan Pembinaan dan Penghargaan terhadap Peserta.

Untuk pembinaan Manajemen Program, Dr.H.Muhsin Efendi,MA menyebut, pembinaannya terdiri dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sedangkan

Pembinaan dan Penghargaan terhadap Peserta, yaitu Pembinaan peserta MTQ harus dilakukan mulai dari tingkat paling bawah, yakni: tingkat dusun, desa, kecamatan, sampai pada tingkat kabupaten. Selain itu, LPTQ itu juga harus melakukan peningkatan rekruitmen dan pembinaan berjenjang serta penjalinan kerjasama. “Pola jalinan kerjasama ini harus melibatkan lembaga-lembaga terkait demi mempersiapkan bibit berkualitas yang tersedia secara berkesinambungan,”pungkasnya.(abi e) - 05

 

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan