logoblog

Cari

Jurusan Listrik Kurang Diminatin Siswa

Jurusan Listrik Kurang Diminatin Siswa

  KM RUNGGU.-Peminat siswa baru untuk masuk ke jurusan Listrik dan Bangunan pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kabupaten Bima, sangat

Pendidikan

KM Monggo Runggu
Oleh KM Monggo Runggu
26 Juni, 2014 14:55:23
Pendidikan
Komentar: 1
Dibaca: 7944 Kali

KM RUNGGU.-Peminat siswa baru untuk masuk ke jurusan Listrik dan Bangunan pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kabupaten Bima, sangat rendah.  Siswa baru, lebih banyak yang mendaftarkan diri pada jurusan mesin.

                Wakil Kepala Sekolah Urusan Sarana dan Prasarana, Drs Mansyur MPd mengatakan sejak dibukanya juruan listrik di SMKN 2 Bima pada tiga tahun lalu, minat siswa baru sangat minim. Demikian juga dengan jurusan bangunan, siswa baru lebih condong masuk ke jurusan mesin. “Sudah tiga tahun berjalan jurusan listrik, tapi masih sedikit siswa baru yang meminatinnya,” ujar Mansyur.

                Menurut dia, sekolah yang sedikit menghabiskan biaya tapi banyak menghasilkan uang adalah jurusan listrik. Pasalnya, siswa hanya bermodalkan Obeng biasa, tespen, Avometer dan tang potong serta tang biasa, sudah bisa mendatangkan uang. “bagi siswa yang berpenghasilan orang tuanya rendah, lebih baik masuk SMK jurusan Listrik. Tamat, sudah bisa bekerja. Pokoknya bersekolah di SMK adalah  sekolah berkemampuan untuk cepat dapat uang. Bisa juga, setamat lanjut ke Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta,” Papar Mansyur.

                Dijelaskanya, di SMKN 2 Bima, ada 4 jurusan seperti  Tehnik Bangunan, Tehnik Elektro yang dibagi kedalam 2 jurusan yakni Tehnik Audio/Vidio, ada juga Tehnik Otomotif, terdiri dari Tehnik Sepeda Motor dan tehnik Kendaraan Ringan serta Tehnik Kompoter dan jaringan. “itulah beberapa jurusan yang jadi pilihan siswa baru disekolah kami ini,” terangnya.

 

Baca Juga :


                Bagi siswa jurusan tehnik Bangunan, banyak yang dipakai oleh Dinas Pekerjaan Umum untuk membantu pengawasan proyek dan survey lapangan. Sedangkan siswa jurusan listrik, banyak dipakai oleh AKLI maupun PLN untuk membantu pemasangan gardu maupun instalasi jaringan yang ada di rumah, Toko, maupun kantor pemerintah. “Pokoknya sekolah kami adalah sekolah siap pakai, bahkan sudah banyak yang bekerja di Bank – Bank pemerintah maupun swasta.”  Pungkas  Mansyur. (Rys) - 05



 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    26 Juni, 2014

    memang benar, skill yang paling minim alatnya adalah tukang listrik, dan uangnya lumayan besar.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan