logoblog

Cari

Bupati Tak Setuju Pemberlakuan UN

Bupati Tak Setuju Pemberlakuan UN

Dompu—Kalangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kabupaten Dompu, dalam satu bulan kemarin disibukkan dengan kegiatan persiapan hingga pelaksanaan Ujian Nasional

Pendidikan

KIM Bolo
Oleh KIM Bolo
20 Mei, 2014 07:53:03
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 10156 Kali

Dompu—Kalangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) kabupaten Dompu, dalam satu bulan kemarin disibukkan dengan kegiatan persiapan hingga pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Namun kepala daerah setempat justeru berpandangan lain. Karena pendidikan yang diajarkan untuk kalangan siswa saat ini dinilai sudah kehilangan arah.

            Atas dasar tersebut, ia tidak setuju dengan program UN yang diterapkan pada seluruh siswa tingkat akhir baik SMP maupun SMA. “Saya tidak setuju dengan pemberlakukan ujian nasional,” tegas Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin, beberapa pekan lalu.

            Bupati juga kecewa lantaran persoalan UN yang hanya berlangsung tiga hari, tiba-tiba menjadi penentu bagi siswa yang telah menimba ilmu selama tiga tahun. Bahkan begitu pentingnya, sebagian pelajar ada yang terpaksa tidur di sekolah dengan dalih agar tidak terlambat mengikuti UN. Sementara selama ini, ada siswa yang membolos malah tidak ditanggapi serius.

Bupati juga mengkritisi adanya kegiatan istigosah yang hanya diterapkan pada siswa jelang pelaksanaan UN. Menurutnya, selama ini program pendidikan yang diterapkan, telah gagal menanamkan nilai-nilai yang baik bagi anak didik. bahkan hal-hal yang perlu diajarkan justeru tidak diterapkan. Akibatnya, siswa tidak menjadi lebih baik.

“Terjadinya perkelahian antar kampung, itu merupakan bukti kegagalan dalam menerapkan pendidikan di sekolah,” kata Bupati mencontohkan perseteruan yang saat itu sedang terjadi antara warga Kelurahan Kandai Dua dan Simpasai.

 

Baca Juga :


            Kkegusaran bupati juga terkait dengan penggunaan dana yang tidak sedikit dalam melaksanakan kegiatan UN. Sebab, untuk kegiatan berlangsung hanya tiga hari tersebut, digelontorkan dana dari APBD yang banyak. “Ini yang saya tidak setujui pelaksanaan ujian nasional ini,” tandasnya.

            Belum lagi kanyataan di lapangan yang mengindikasikan bahwa kegiatan UN lebih bersifat formalitas. Pasalnya, di satu sisi pihak sekolah mengejar target agar persentase kelulusan harus lebih baik. Di sisi lain, sejumlah siswa telah memaklumi hal tersebut, sehingga banyak di antaranya yang tidak mempersiapkan diri secara khusus.

Bahkan bupati sendiri pernah menanyakan langsung hal itu pada sejumlah siswa yang ia temuai di sekitar pendopo. “Saat saya korek dari mereka (pelajar,red), ternyata jawaban soal sudah disiapkan oleh guru,” ungkap bupati.(bop) - 05



 
KIM Bolo

KIM Bolo

"Katakan benar apa yang kita lihat meski itu pahit bagi kamu" Nama : Suryadin Alamat : Jl Lintas Sumbawa No.53 Ds Rasabou Kec. Bolo Kab. Bima-NTB. Email : adipradana30@ymail.com Kontak Person: 085-253-323535 Website: www.kimbolo.info

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan