logoblog

Cari

Tuntutlah Ilmu Hingga Ke Dunia Maya

Tuntutlah Ilmu Hingga Ke Dunia Maya

“Utlubul Ilma Walau Bissin”. Semua orang pasti sudah mengenal ungkapan tersebut. Artinya tuntutlah ilmu hingga ke Negeri China, ungkapan ini oleh

Pendidikan

Radit Nugros
Oleh Radit Nugros
27 Februari, 2014 15:27:41
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 22386 Kali

Utlubul Ilma Walau Bissin”. Semua orang pasti sudah mengenal ungkapan tersebut. Artinya tuntutlah ilmu hingga ke Negeri China, ungkapan ini oleh sebagian orang dianggap sebagai hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tak bisa dipungkiri juga bahwa umat islam banyak menyerap ilmu pengetahuan serta peradaban dari negeri China. Beberapa contohnya antara lain, ilmu ketabiban, kertas, serta bubuk mesiu. Kehebatan dan tingginya peradaban masyarakat Cina ternyata sudah terdengar di negeri Arab sebelum tahun 500 M.

Sejak itu, para saudagar dan pelaut dari Arab membina hubungan dagang dengan China. Para pelaut dan saudagar Arab dengan gagah berani mengarungi ganasnya samudera. Mereka “angkat layar” dari Basra di Teluk Arab dan kota Siraf di Teluk Persia menuju lautan Samudera Hindia. Ketika Islam sudah berkembang dan Rasulullah SAW mendirikan pemerintahan di Madinah, di seberang lautan Cina tengah memasuki periode penyatuan dan pertahanan. Menurut catatan sejarah awal Cina, masyarakat Tiongkok pun sudah mengetahui adanya agama Islam di Timur Tengah. Mereka menyebut pemerintahan Rasulullah SAW sebagai Al-Madinah.

Seiring dengan perkembangan zaman, peradaban manusia di masa kini telah jauh berbeda. Jarak yang dahulu memisahkan para saudagar untuk berdagang kini telah dipangkas dengan adanya kemajuan teknologi. Dunia di masa kini tak terlepas dari teknologi, semua bidang kehidupan pasti di topang oleh adanya teknologi. Jika di zaman dahulu para saudagar harus menempuh ribuan mil dan berlayar mengarungi ganasnya samudera untuk sampai ke tempat tujuan untuk berdagang, saat ini hal tersebut tidak perlu lagi menjadi kendala. Sebab dengan teknologi jarak yang memisahkan dan waktu yang membedakan tiap negara tidak lagi menjadi kendala, karena berjualan atau berdagang pada zaman ini dapat dilakukan dengan cara online melalui dunia maya.

                Apa itu dunia maya?. Adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi di seluruh penjuru dunia secara interaktif. (Sumber : Wikipedia)

                Media yang paling sering digunakan dalam dunia maya adalah internet. Isi internet adalah informasi yang sangat besar dan lengkap sebagai suatu database atau perpustakaan multimedia yang memuat semua isi dunia. Maksudnya adalah melalui internet segala sesuatu yang bahkan belum terpikirkan oleh kita, telah tersedia di internet. Salah satu contoh adalah pernahkah terpikir oleh kita, mengapa desain kursor mouse di komputer dibuat miring? Saking seringnya kita melihat kursor mouse, mungkin pertanyaan itu tak pernah terlintas di benak kita. Kursor mouse yang dikenal selama ini pada umumnya berupa tanda panah yang ditampilkan secara miring sekitar 45 derajat ke kiri. Namun, tahukah bahwa sebelumnya kursor pada awalnya dibuat tegak? Lalu mengapa dibuat miring?

                Menurut penjelasan di situs Stack Exchange, mouse dan kursor pertama kali dibuat oleh Douglas Englebart pada tahun 1968 dan dibuat tegak lurus ke atas.  Namun, saat computer Xerox PARC dibuat sekitar tahun 1970-an, kursor kemudia dibuat miring. Alasannya pada zaman itu, layar monitor komputer masih beresolusi rendah sehingga kursor mouse yang tegak lurus susah dicari dan dibedakan di layar komputer. Dengan piksel resolusi yang rendah, tampilan kursor sulit dibedakan dengan obyek-obyek lainnya yang tampil di layar komputer, apalagi pada zaman itu tampilan layar masih monokrom. Karena itulah dibuat kursor mouse yang melintang 45 derajat dengan tujuan untuk mempermudah pengguna mencari kursor di layar. Setelah itu, kursor miring ke kiri yang merupakan hasil temuan Douglas Englebart tersebut kemudian diadopsi oleh pembuat software komputer hingga sekarang. Hal tersebut juga dilakukan olehh pendiri Apple, Steve Jobs yang mengadopsi kursor tersebut untuk Mac OS-nya dan kemudian Bill Gates dengan Windows-nya.

Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di internet seperti PENDIDIKAN, bisnis, hiburan, olahraga, politik dan lain sebagainya. Dalam dunia pendidikan khususnya, internet dapat dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar mengajar. Banyak kemudahan yang diberikan oleh internet guna menunjang pendidikan, berbagai macam konten pendidikan, tutorial – tutorial seputar ilmu terapan yang mudah diserap oleh setiap user (pengguna internet) serta bahan bacaan yang juga menambah wawasan bagi si pembaca. Dengan internet pula, jarak yang memisahkan siswa dengan guru atau mahasiswa dengan dosen tidak lagi berlaku, sebab internet menyediakan layanan kelas maya, pendidikan jarak jauh hingga ujian yang dilakukan secara online. Kelas maya adalah sebuah lingkungan belajar yang berbasis web dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang memuat konten – konten digital yang dapat diakses dan dipertukarkan di mana saja, dari mana saja dan kapan saja. Dalam kelas maya dapat diketahui kemajuan proses belajar yang dapat dipantau baik oleh guru, siswa maupun orang tua. Contoh situs website yang memberikan layanan kelas maya dengan memuat materi pembelajaran secara lengkap dan gratis adalah situs kelas maya resmi milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (http://belajar.kemdikbud.go.id/KelasMaya).

 

Baca Juga :


Sebelum adanya internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan adalah akses kepada informasi. Adanya internet dapat pula memungkinkan dunia pendidikan untuk mengakses berbagai macam sumber informasi yang telah banyak tersedia di dunia maya.  Dimasa kini ilmu pengetahuan telah menyebar luas melalui dunia maya, segala materi ataupun konten tentang berbagai macam ilmu pengetahuan telah tersedia. User (pengguna internet) dapat dengan mudah mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan tadi melalui tutorial-tutorial yang mampu membimbing user untuk memahami ilmu yang sedang mereka dalami.

Banyak diantara masyarakat pengguna internet yang kurang beruntung dalam melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, mereka hanya menitikberatkan pendidikannya melalui perantara internet dengan menghabiskan waktunya berjam-jam  untuk menyerap berbagai macam ilmu dari dunia maya. Pengguna ini bahkan memiliki wawasan yang begitu luas dan mereka bisa menjadi pintar  dengan mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan yang tersedia di dunia maya. Bahkan tidak menutup kemungkinan sebagian besar dari mereka memiliki wawasan atau kepintaran yang jauh lebih luas dari seorang guru, dosen atau bahkan seorang professor sekalipun. Namun kepintaran mereka tidak dapat di akui secara formal melalui sebuah ijazah ataupun gelar, sebab ilmu pegetahuan yang mereka peroleh bersifat maya tanpa melalui proses pembelajaran layaknya di sekolah atau perguruan tinggi. Di kehidupan nyata banyak di temui realita seperti pernyataan di atas. Mereka banyak menguasai berbagai bidang dalam teknologi informasi baik berupa software dan hardware, dan kemudian hanya mampu bekerja sebagai penjaga warnet (Warung Internet) atau bahkan sebagai teknisi di toko – toko komputer.

Disamping itu pula, internet juga semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki kemauan dan kompetensi untuk terus melanjutkan pendidikannya hingga jenjang-jenjang yang lebih tinggi. Internet dapat menopang kinerja serta proses pembelajaran bagi siswa, mahasiswa, guru, dosen serta professor sekalipun dalam melengkapi pengetahuan mereka. Bagi seorang siswa, dunia maya digunakan untuk membantu mereka dalam mengerjakan tugas rumah serta menyempurnakan materi pembelajaran  yang masih kurang diperoleh melalui proses belajar di sekolah. Seorang mahasiswa juga bisa memanfaatkan dunia maya dalam memperoleh berbagai macam referensi untuk melengkapi tugas dan bahkan skripsi yang akan mereka susun nantinya.

Manfaat internet sebagai salah satu media terbesar di dunia, bisa digunakan sebagai pendorong kemajuan pendidikan di masa depan. Tapi sebenarnya manfaat internet itu bukan sebuah keniscayaan. Ada dampak negatif yang senantiasa membayangi setiap penggunanya. Dampak negatif tersebut hanya mampu di filter oleh pribadi kita masing-masing. Bagaimana kita memaknai serta memanfaatkan internet secara bijak dengan menyerap berbagai macam dampak positif yang di berikan, salah satunya adalah ilmu pengetahuan yang tersebar secara luas di dunia maya.  Satu pesan penutup yang bisa saya sampaikan yaitu “Tuntutlah ilmu hingga ke dunia maya”. [] - (01)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan