logoblog

Cari

Tutup Iklan

SGI Juga Tak Butuh Diakui PGRI

SGI Juga Tak Butuh Diakui PGRI

KM-BOLO—Perang statemen organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima dengan Serikat Guru Indonesia (SGI) Bima, kian hari meruncing. Kedua petinggi

Pendidikan

KM Bolo
Oleh KM Bolo
29 Desember, 2013 15:15:26
Pendidikan
Komentar: 0
Dibaca: 2344 Kali

KM-BOLO—Perang statemen organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima dengan Serikat Guru Indonesia (SGI) Bima, kian hari meruncing. Kedua petinggi organisasi guru tersebut, saling klaim keberadaan dua organisasi profesi tersebut. Ketua Umum SGI Kabupaten Bima Fahmi Hatib S.Pd menegaskan, jika PGRI tidak mengakui keberadan SGI Kabupaten Bima, itu hak prerogatif mereka. Namun, SGI tidak butuh diakui oleh PGRI. Sebab, bukan kewenangan PGRI untuk melegalkan suatu organisasi. “Untuk diketahui, SGI terbentuk karena guru dan untuk guru. Bukan untuk kepentingan politik,” tandas Fahmi setelah KM-BOLO melakukan konfirmasi balik atas pernyataan Sekum PGRI itu, Jum’at pekan kemarin. Fahmi yang merupakan guru SMAN 1 Monta ini menerangkan, sebelum disahkan UU guru dan dosen, memang betul bahwa PGRI satu-satunya organisasi guru. Tapi setelah disahkan UU tersebut, maka organisasi guru yang lain bisa dibentuk selain PGRI. Di dalam UU itu, jelas Fahmi, bahwa organisasi profesi guru dibentuk dan diurus oleh guru. Sementara apliasinya dikepengurusan PGRI, bahwa jabatan strategis di kabupaten maupun kecamatan dikendalikan oleh pejabat dikpora atau birokrat. “Memang benar dikatakan beliau (Sekum PGRI) bahwa Kadis Dikpora Drs Zubaer HR, Kabid Dikmen Amirudin S.Pd dan para Kepala UPT Dikpora berasal dari guru. Tetapi, ketika mereka dilantik sebagai pejabat Dikpora, maka mereka sudah tidak termasuk guru lagi, melainkan birokrat. Sebab, defenisi guru itu memiliki tugas mengajar di kelas minimal enam jam. Pertanyaannya, apakah Kadis Dikpora, Kabid Dikmen dan Kepala UPT Dikpora memiliki tugas mengajar di kelas atau tidak. Jawabannya, tentu tidak,” terang mantan ketua Ranting PGRI kecamatan Monta ini. Fahmi mengakui, bahwa menyangkut sertifikasi dan tunjangan guru memang hasil perjuangan PGRI Pusat. Tapi bukan hasil kerja pengurus Kabupaten. “Maksud saya disini, bagaimana peran PGRI yang ada di Kabupaten Bima berani memperjuangkan nasib dan hak guru yang terabaikan oleh Pemerintah, agar hak guru yang sebenarnya bisa terpenuhi,” tandasnya.(erik rifana)

 

Baca Juga :




 
KM Bolo

KM Bolo

Koordinator: SURYADIN Alamat : Jl. Lintas Sumbawa No.53 Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Prov. NTB URL:kmbolo.com email:kmbolo@ymail.com Kontak Person: 085-25332-3535 ANGGOTA: Erik, Buhari, Rahmi

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan