logoblog

Cari

Tutup Iklan

Perpustakaan Berjalan, Incaran Anak-Anak

Perpustakaan Berjalan, Incaran Anak-Anak

KM.Mellbao: Bagi semua anak-anak yang berkinjung ke Taman Loang Loak Balok Kecamatan Ampenan, istilah mobil perpustakaan berjalan sudah tidak asing mereka

Pendidikan

Ahyar ros
Oleh Ahyar ros
20 Desember, 2013 16:37:34
Pendidikan
Komentar: 1
Dibaca: 2613 Kali

KM.Mellbao: Bagi semua anak-anak yang berkinjung ke Taman Loang Loak Balok Kecamatan Ampenan, istilah mobil perpustakaan berjalan sudah tidak asing mereka dengar, sebab mobil berwarna putih tersebut selalu membawa buku-buka baru  dan menyediakan ruang bermain bagi anak-anak.


Perpustakaan berjalan ini merupakan milik Perpustakaan Kota Mataram. Kegiatan keliling dilakukan tiap hari dan mendatangi sekolah-sekolah dan teman bermain anak-anak, seperti salah satunya satu minggu sekali ke Taman Loang Balok. (10/12/2013).

Setiap kali datang ke Taman Loang Balok, perpustakaan berjalan menjadi incaran anak-anak dan kaula muda. Hal demikian terjadi setiap kali datang ke Taman Loang Balok.

Amri orangtua Juwita mengatakan, setiap kali ke Taman Loang Balok perpustakaan berjalan selalu sesak dari kunjungan anak-anak dan kaula muda, ya termasuk salah satunya anak saya. Kalau ke Taman Loang Balok mesti anak saya mengajak untuk membaca.

Ia mengakui, "Dengan adanya mobil perpustakaan berjalan ini, akan menambah menambah minat anak-anak untuk lebih gemar membaca. Bukan hannya membaca, mereka juga bisa bermain lansung disana bersama teman-teman mereka," cerita ibu Juwita.

Sementara itu Latifah Aulia salah seorang siswi kelas 3 Sekolah Dasar (SD) 4 Ampenan mengatakan, tiap jadwal kunjungan ke Taman Loang Balok saya bersama teman-teman selalu ke sana, karena selain tempat membaca kami juga bisa bermain sambil membaca di sana. Tidak heran perpustakaan keliling terus menjadi incaran kami dan anak-anak lainnya," ujarnya. (salim).  

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    25 Juni, 2014

    kalau saja situasi ini, merata di setiap desa, saya kira Indonesai tidak butuh waktu banyak.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan